Tutup
Regulasi

Harga Minyak Curah Naik, Konsumen Beralih ke Minyakita

155
×

Harga Minyak Curah Naik, Konsumen Beralih ke Minyakita

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di Jakarta guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok tetap terjaga. Kunjungan rutin ini menyasar Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dan Pasar Grogol, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2026).

Rizal menegaskan bahwa langkah ini merupakan agenda rutin yang dilakukan tiga kali seminggu untuk memantau langsung kondisi di lapangan. Hal ini dilakukan demi menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto agar harga pangan di tingkat konsumen tetap terkendali dan tidak mengalami lonjakan.

Berdasarkan pantauan di kedua pasar tersebut, harga beras medium berada di angka Rp13.500 per kilogram (kg), beras premium Rp14.900 per kg, dan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebesar Rp12.500 per kg. Seluruh harga beras tersebut terpantau masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Untuk komoditas minyak goreng, MinyaKita dijual seharga Rp15.700 per liter atau Rp31.400 untuk kemasan dua liter. Sementara itu, minyak goreng curah tercatat berada di kisaran Rp23.000 per liter.

Kenaikan harga pada minyak goreng curah salah satunya dipicu oleh lonjakan harga plastik kemasan yang naik antara 40 persen hingga 100 persen. Kondisi ini dipicu oleh gangguan pasokan nafta, bahan baku plastik, dari wilayah Timur Tengah. Fenomena ini menyebabkan masyarakat beralih mengonsumsi MinyaKita, sehingga permintaan pasar meningkat drastis.

Terkait komoditas protein, harga telur ayam ras stabil di angka Rp30.000 per kg. Adapun harga daging sapi berada di kisaran Rp150.000 per kg, sedikit di atas harga acuan pemerintah sebesar Rp140.000 per kg. Rizal berharap PT Berdikari dapat meningkatkan pasokan daging ke pasar-pasar untuk menekan harga agar kembali ke level acuan.

Untuk komoditas hortikultura, harga bawang merah berada di level Rp48.000 per kg, sementara cabai rawit merah mengalami kenaikan hingga menyentuh harga Rp55.000 per kg. Selain itu, harga gula pasir tetap stabil di angka Rp17.500 per kg.

Dalam pelaksanaannya, Bulog bersinergi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM DKI Jakarta serta Perumda Pasar Jaya untuk memastikan distribusi pangan dari BUMN berjalan lancar dan merata. Pemerintah akan terus memantau pergerakan harga melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) guna menjamin kestabilan harga pangan nasional di tengah berbagai tantangan global.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (16/4/2026), sejalan dengan sentimen positif dari bursa global. Berdasarkan data RTI pukul 09.07 WIB, IHSG naik 1,04% atau 79,284 poin ke level 7.702,870. Sebanyak 393 saham menguat, 135 saham melemah, dan 176 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat mencapai 3,9 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,6 triliun. Baca Juga: Rupiah Dibuka…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan, sejumlah emiten dengan arus kas kuat semakin agresif melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan. Deretan Emiten Lakukan Buyback Saham Terbaru, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…