Tutup
Regulasi

United Tractors Bagikan Dividen Rp 5,92 Triliun, Cek Jadwal Pencairannya

207
×

United Tractors Bagikan Dividen Rp 5,92 Triliun, Cek Jadwal Pencairannya

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – PT United Tractors Tbk (UNTR) resmi memutuskan untuk membagikan dividen tunai tahun buku 2025 dengan total nilai mencapai Rp5,92 triliun. Keputusan ini menetapkan besaran dividen sebesar Rp1.663 per lembar saham bagi para pemegang saham.

Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di Menara Astra, Jakarta, Kamis (16/4). Sekretaris Perusahaan United Tractors, Ari Setiawan, menjelaskan bahwa total nilai dividen tersebut diambil dari laba bersih perusahaan sepanjang tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp14,8 triliun.

Ari merinci bahwa nilai Rp1.663 per saham tersebut sudah mencakup dividen interim sebesar Rp567 per saham atau senilai Rp2,06 triliun yang telah dibayarkan kepada pemegang saham pada 24 Oktober 2025.

“Sisa dividen tunai sebesar Rp1.096 per saham akan dibayarkan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada 28 April 2026. Pembayaran dividen dijadwalkan cair pada 18 Mei 2026,” ujar Ari.

Ia menambahkan, jumlah total dividen final ini masih bersifat dinamis. Besaran tersebut dapat berubah mengikuti jumlah saham yang beredar, mengingat perseroan saat ini masih menjalankan program pembelian kembali saham (*buyback*).

Berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), performa laba bersih UNTR pada 2025 mengalami penurunan sebesar 24 persen menjadi Rp14,8 triliun, dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang mencapai Rp19,5 triliun.

Penurunan laba ini sejalan dengan pendapatan bersih konsolidasian yang terkoreksi 2 persen menjadi Rp131,3 triliun dari sebelumnya Rp134,4 triliun. Manajemen menyebutkan bahwa pelemahan kinerja ini dipicu oleh rendahnya kontribusi segmen kontraktor penambangan akibat tingginya curah hujan.

Selain itu, tekanan harga jual pada segmen batu bara termal dan metalurgi turut memengaruhi perolehan laba. Di sisi beban operasional, perseroan mencatat peningkatan pada beban penjualan menjadi Rp1,59 triliun dari Rp1,05 triliun, serta beban umum dan administrasi yang naik menjadi Rp6,04 triliun dari Rp5,59 triliun pada 2024.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas dunia masih bertahan di level tinggi meski mengalami koreksi dalam sepekan terakhir. Prospek pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) serta kuatnya permintaan investasi dinilai masih menjadi penopang utama pergerakan logam mulia. Berdasarkan Trading Economics pada Senin (1/6/2026) pukul 07.40 WIB, harga emas spot berada di level US$ 4.535 per ons troi. Harga tersebut turun 0,62% dalam sepekan, tetapi…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) mulai langkah baru dalam pengembangan bisnisnya. Emiten yang bergerak di sektor produsen furnitur dan jasa konstruksi interior ini bakal memperluas lini usahanya ke sektor tambang batubara. MEJA menempuh sektor lini usaha baru melalui aksi korporasi berupa akusisi 45% saham PT Trimitra Coal Perkasa (TCP) dengan nilai transaksi mencapai sekitar US$ 100 juta. Transaksi akuisisi ini…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Jakarta. Selamat Hari Lahir Pancsila 1 Juni 2026. Apakah perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini buka atau libur? Pemerintah menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila untuk melengkapi sejarah ketatanegaraan Indonesia. Hal itu tercantum dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila. Bersamaan itu, pemerintah juga menetapkan 1 Juni sebagai hari libur nasional. Saat hari…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Pada Minggu (31/5), harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) tetap bertahan pada posisi Rp 2.799.000 per gram. Di sisi lain, harga buyback atau pembelian kembali oleh Logam Mulia juga stagnan di level Rp 2.609.000 per gram. Rincian Potensi Laba Rugi Investasi Emas Antam Bagaimana rincian potensi untung dan rugi investasi emas Antam jika dijual pada ? Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam 31 Mei…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) menjadi 5,25% diperkirakan akan berdampak pada meningkatnya biaya pinjaman di sektor perbankan. Kondisi ini berpotensi mendorong masyarakat mencari alternatif sumber pembiayaan, termasuk melalui layanan fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar). Pengamat sekaligus Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menilai…