Tutup
NewsPariwisataPolitik

Mahyeldi Dorong Bukittinggi Perkuat Jejak Sejarah Nasional

98
×

Mahyeldi Dorong Bukittinggi Perkuat Jejak Sejarah Nasional

Sebarkan artikel ini
dampingi-kunker-menpar-di-bukittinggi,-mahyeldi-dorong-jam-gadang-dan-sejarah-pdri-mendunia
Dampingi kunker Menpar di Bukittinggi, Mahyeldi Dorong Jam Gadang dan Sejarah PDRI Mendunia

Bukittinggi – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan posisi penting Kota Bukittinggi dalam sejarah bangsa saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana di Bukittinggi,Rabu (29/4/2026).

Mahyeldi mengatakan, Bukittinggi bukan sekadar kota wisata, melainkan salah satu pusat sejarah paling penting dalam perjalanan Republik Indonesia, terutama sebagai ibu kota Pemerintah Darurat Republik Indonesia.

“PDRI adalah penyambung nyawa indonesia. Kalau tidak ada PDRI, tidak akan ada Indonesia,” tegas Mahyeldi.

Ia menilai jejak sejarah Bukittinggi harus dijaga dan diperkuat sebagai identitas kota sekaligus destinasi wisata sejarah nasional.

“Ini harus diabadikan. Pemerintah Provinsi tentu mendukung langkah Pemerintah kota Bukittinggi agar kawasan ini menjadi destinasi historis yang kuat,” katanya.

Mahyeldi menyebut Bukittinggi menyimpan rekam sejarah panjang, mulai dari era pemerintahan kolonial Belanda, pendudukan Jepang, ibu kota Sumatera Tengah, hingga pusat pemerintahan darurat republik. Seluruh catatan sejarah itu, katanya, harus didokumentasikan secara serius.

“Dokumen seluruh sejarah dan peristiwa penting di Bukittinggi harus dicatat lebih baik. Itu yang akan mengokohkan Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu,Mahyeldi juga menyinggung peluang Jam gadang untuk didorong menuju pengakuan internasional,termasuk UNESCO. Namun,menurut dia,pemerintah saat ini masih fokus menyelesaikan pengusulan kawasan Geopark Silokek.“Momentum 100 tahun Bukittinggi menjadi awal untuk menyiapkan seluruh dokumen. Setelah Silokek, nanti ada Bukittinggi dan Geopark Sianok-Maninjau. Semuanya harus dilengkapi bertahap sampai ke tingkat internasional,” katanya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengaku terkesan dengan keindahan dan kekayaan sejarah Bukittinggi. Kunjungan tersebut menjadi lawatan pertamanya ke kota itu sejak menjabat sebagai menteri.“Luar biasa indahnya Bukittinggi. Kami datang untuk melihat langsung potensinya, termasuk sebagai kandidat nominasi Splendid Indonesia,” ujar Widiyanti.

Ia menegaskan, Kementerian Pariwisata siap mendukung promosi destinasi unggulan daerah agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Di hadapan Menteri Pariwisata, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias turut memaparkan sejarah panjang kota yang akan genap berusia 100 tahun pada 26 Juni 2026 mendatang.Ia menyoroti keberadaan Jam Gadang yang disebut memiliki keunikan tersendiri dan menjadi ikon utama kota wisata tersebut.

Ramlan juga berharap ada dukungan tenaga profesional dan konsultan untuk memperkuat tata kelola sektor pariwisata Bukittinggi ke depan.

Kunjungan kerja itu ditutup dengan penyerahan cenderamata dan sesi foto bersama antara Menteri Pariwisata, pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda.