Tutup
Regulasi

Prospek kinerja ITSEC Asia (CYBR) diproyeksi solid, ini rekomendasi sahamnya

105
×

Prospek kinerja ITSEC Asia (CYBR) diproyeksi solid, ini rekomendasi sahamnya

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) mencatatkan kinerja impresif sepanjang tahun buku 2025 dengan lonjakan pendapatan sebesar 62,1% secara tahunan menjadi Rp577 miliar. Keberhasilan ini juga ditandai dengan pembalikan posisi keuangan perusahaan dari rugi menjadi laba bersih senilai Rp65 miliar.

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Adrian Djie, menilai pertumbuhan yang diraih CYBR bukan sekadar fenomena sesaat, melainkan hasil dari penguatan fundamental perusahaan. Ia menegaskan bahwa kualitas pertumbuhan tersebut solid dan bersifat berkelanjutan.

Pendorong utama kinerja positif ini berasal dari segmen jasa yang tumbuh signifikan sebesar 74,8% menjadi Rp479,1 miliar. Selain itu, lini bisnis baru di bidang pelatihan kecerdasan buatan (AI) dan keamanan siber juga memberikan kontribusi besar bagi pendapatan perusahaan.

Perbaikan fundamental tersebut tercermin jelas pada struktur margin. Margin laba kotor (*gross profit margin*) perusahaan berhasil melesat dari 36% pada tahun 2024 menjadi 54%. Ekspansi margin ini sukses mengubah kerugian operasional menjadi keuntungan bagi perusahaan.

Menatap tahun 2026, prospek CYBR diprediksi tetap cerah. Visibilitas pendapatan perusahaan dinilai kuat berkat aliran pendapatan berulang (*recurring income*) dari kontrak-kontrak jangka panjang yang telah diamankan.

Terkait tambahan modal sebesar Rp14,83 miliar dari konversi Waran Seri I, Adrian menilai langkah tersebut strategis. Dana tambahan ini akan memberikan fleksibilitas bagi perusahaan untuk mengeksekusi rencana ekspansi organik di masa depan.

Kehadiran jajaran direksi baru juga dipandang sebagai katalis positif yang mampu memperluas jaringan kemitraan strategis CYBR ke depan. Langkah manajemen untuk menahan laba dan tidak membagikan dividen dianggap sebagai keputusan tepat.

Laba tersebut rencananya akan difokuskan untuk memperkuat operasional kontrak besar, rekrutmen tenaga ahli keamanan siber, serta pengembangan ekosistem produk konsumer.

Dari sisi pergerakan harga saham, CYBR dinilai memiliki potensi penguatan dalam jangka pendek. Dengan valuasi yang masih dianggap atraktif, saham perusahaan diperkirakan berpotensi *rebound* dengan target harga di level Rp665.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Investor ritel perlu lebih selektif menentukan strategi investasi emas. Pasalnya, saat harga emas mulai rebound setelah sempat tertekan dalam sebulan terakhir, spread harga jual dan buyback emas batangan masih relatif lebar. Melansir Bloomberg, pada perdagangan Jumat (29/5/2026), Harga emas spot ditutup pada level US$ 4.540,26 per ons troi, naik 1% disbanding sehari sebelumnya. Namun, dalam sebulan terakhir harga emas…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Perjalanan investasi masing-masing pribadi tentu unik dan berbeda, tergantung dengan kesempatan yang datang dalam hidup mereka. Kesempatan belajar berinvestasi yang dimiliki Direktur PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) Sunyoto Bambang Kusumo membuatnya menjadi investor yang tetap mampu memanfaatkan peluang di tengah volatilitas pasar saham domestik saat ini. Literasi keuangan dan investasi sudah dia dapatkan sejak…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com NEW YORK. Investor diproyeksi akan mengalihkan fokus ke pembaruan pasar tenaga kerja yang penting pekan depan saat mereka mempertimbangkan apakah inflasi yang memanas dan potensi kenaikan suku bunga dapat menggagalkan reli di pasar saham AS. Hasil Broadcom juga menjadi ujian bagi perdagangan AI di minggu mendatang. Mengutip Reuters, Sabtu (30/5/2026), pekan ini, indeks ekuitas AS melanjutkan kenaikannya, dengan indeks acuan S&P…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,05% di level 6.127,38 pada Jumat (29/5/2026). Dalam sepekan, IHSG tercatat melemah 0,56%. Analis memperkirakan IHSG masih berpotensi terkoreksi pada pekan depan. Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, IHSG masih berpotensi mengalami koreksi pada perdagangan pekan depan dengan level support di 6.071 dan resistance di 6.262. “Untuk sepekan ke…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) ke dalam kategori saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi (high shareholding concentration). “Berdasarkan metodologi penentuan kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atas struktur kepemilikan saham berbentuk warkat dan tanpa warkat per 25 Mei 2026, saham TCPI dimiliki oleh sejumlah tertentu pemegang saham yang secara agregat menguasai…

Regulasi

Antusiasme investor terhadap SpaceX kembali memanas setelah berbagai laporan mengindikasikan bahwa perusahaan antariksa milik Elon Musk tersebut akan segera melantai di bursa saham melalui initial public offering (IPO). Bahkan, proses IPO disebut bisa berlangsung secepat bulan depan atau setidaknya pada musim panas tahun ini. Kabar tersebut langsun…