Bursa Saham

Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Selesai, Cek Rekomendasi Saham Telko

14
×

Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Selesai, Cek Rekomendasi Saham Telko

Sebarkan artikel ini
Gedung Kementerian Komunikasi dan Digital di Jakarta saat proses lelang spektrum frekuensi berlangsung.
Kementerian Komunikasi dan Digital resmi mengumumkan pemenang lelang pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz.

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) secara resmi telah menutup proses lelang seleksi pengguna pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz pada Kamis, 23 Juli 2026. Hasil lelang ini menetapkan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), dan PT Indosat Tbk sebagai pemenang alokasi spektrum.

Penambahan spektrum ini dinilai sebagai katalis positif bagi industri telekomunikasi nasional. Langkah strategis pemerintah tersebut bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan 4G ke 538 desa serta mempercepat akselerasi implementasi teknologi 5G di Indonesia.

Pada pita frekuensi 700 MHz, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) memimpin dengan perolehan alokasi terbesar yakni 30 MHz (2×15 MHz) senilai Rp 1,06 triliun. Sementara itu, Telkomsel dan Indosat masing-masing mengamankan alokasi 20 MHz (2×10 MHz) dengan nilai penawaran masing-masing Rp 642,5 miliar dan Rp 507,48 miliar.

Untuk pita frekuensi 2,6 GHz, Telkomsel berhasil mendapatkan alokasi 80 MHz dengan nilai Rp 545,84 miliar. Indosat menyusul dengan alokasi 60 MHz senilai Rp 372 miliar, diikuti oleh XLSMART yang memperoleh 50 MHz dengan nilai penawaran Rp 231,6 miliar.

Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, menyatakan bahwa alokasi spektrum baru ini merupakan investasi krusial untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital. Integrasi jaringan pasca-penggabungan XL Axiata dan Smartfren akan dioptimalkan melalui tambahan spektrum tersebut.

Pihak Telkomsel melalui VP Technology Strategy & Consumer Product Development, Ronald Limoa, menekankan pentingnya keseimbangan antara pita frekuensi rendah dan menengah. Kombinasi frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz akan memperkuat keseimbangan antara jangkauan sinyal dan kapasitas jaringan.

Para analis pasar modal memandang positif hasil lelang ini terhadap prospek emiten telekomunikasi di masa depan. Equity Research Analyst MNC Sekuritas, Christian Sitorus, menyebut bahwa tambahan spektrum akan meningkatkan kualitas jaringan dan kapasitas trafik data secara signifikan.

Meskipun demikian, manfaat finansial dari investasi jaringan ini diperkirakan baru akan terlihat dalam satu hingga dua tahun ke depan. Investor perlu memperhatikan tahapan monetisasi jaringan yang dilakukan oleh masing-masing operator pasca-pemenangan lelang.

Telkomsel dinilai memiliki potensi keuntungan terbesar berkat basis pelanggan yang luas dan kemampuan belanja modal yang kuat. Analis dari Kiwoom Sekuritas, Sukarno Alatas, turut menyoroti bahwa TLKM memiliki kombinasi spektrum yang paling optimal untuk monetisasi layanan 5G.

Bagi XLSMART, tambahan frekuensi 700 MHz menjadi keunggulan strategis untuk memperluas cakupan layanan dengan biaya yang lebih efisien. Sementara itu, Indosat diprediksi akan mengalami peningkatan kapasitas jaringan guna mendukung pertumbuhan trafik data dan efisiensi operasional.

Secara teknis, Komdigi telah menetapkan mekanisme elektronik sebagai prosedur utama dalam seluruh rangkaian seleksi tahun ini. Para operator kini diwajibkan untuk segera melakukan koordinasi dengan regulator guna memenuhi tahapan operasional sesuai ketentuan yang berlaku.