CSRNewsPerbankan

Bank Nagari Perkuat Transformasi Digital Layanan Padang Eye Center

59
×

Bank Nagari Perkuat Transformasi Digital Layanan Padang Eye Center

Sebarkan artikel ini
bank-nagari-dan-padang-eye-center-perkuat-kerja-sama-sektor-kesehatan
Bank Nagari dan Padang Eye Center Perkuat Kerja Sama Sektor Kesehatan

Padang – Sinergi strategis antara sektor perbankan dan layanan kesehatan kembali diperkuat melalui peresmian PEC Premium Clinic di Rumah Sakit Padang Eye Center, Kamis (23/7/2026).

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, hadir langsung memberikan dukungan atas langkah pengembangan fasilitas kesehatan tersebut.

Agenda peresmian ini sekaligus menjadi momentum penandatanganan kesepahaman antara PT Bank Nagari dengan pengelola rumah sakit, PT Muda Medika Mandiri.

Komitmen kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Utama PT Muda Medika Mandiri, dr. Heksan, SpM(K), bersama Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra.

Gusti Candra mengungkapkan bahwa hubungan kerja sama yang terjalin sejak 2010 ini telah mencapai nilai akumulatif sebesar Rp140 miliar.

Menurutnya, angka tersebut merefleksikan kepercayaan mendalam serta keberlanjutan hubungan kemitraan belasan tahun antara kedua institusi.

Cakupan kolaborasi kini meliputi pembiayaan pengembangan rumah sakit, pengelolaan sistem penggajian bagi 160 karyawan, hingga integrasi teknologi pembayaran digital QRIS.

Selain itu, pihak bank turut menyediakan fasilitas pembiayaan khusus bagi tenaga medis serta penempatan mesin ATM guna menambah kenyamanan operasional rumah sakit.

Dokter Heksan menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan Bank Nagari yang telah menjadi mitra vital sejak masa awal pendirian rumah sakit.

Ia meyakini bahwa penguatan kerja sama ini akan memacu transformasi digital serta meningkatkan standar pelayanan kepada pasien secara signifikan.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pun memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi lintas sektor yang dinilai krusial bagi akselerasi pembangunan daerah.

Gubernur Mahyeldi menekankan bahwa pemerintah membutuhkan dukungan aktif dari pelaku usaha dan perbankan guna memperkuat fondasi ekonomi daerah.

“Pemerintah tidak bisa membangun sendiri, dunia usaha dan perbankan harus bersatu dan saling menguatkan agar pembangunan berjalan lebih cepat,” ujar Mahyeldi.

Ia berharap kekompakan yang ditunjukkan kedua pihak dapat menjadi inspirasi bagi entitas bisnis lain dalam mendorong kemajuan Sumatera Barat.

Mahyeldi menutup arahannya dengan menegaskan bahwa sinergi antarlembaga merupakan kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.