Jakarta – Digitalisasi diprediksi akan mengubah wajah keluarga dalam satu dekade mendatang. hal ini terungkap dari survei Kaspersky, di mana 81 persen responden meyakini perubahan signifikan akan terjadi.
Pergeseran ini menandakan era baru, di mana teknologi canggih akan memengaruhi ikatan keluarga, menciptakan norma, dan tantangan baru.
Survei Kaspersky juga menyoroti tren menarik. Hampir separuh responden global (48 persen) membayangkan dongeng pengantar tidur berbasis AI akan menjadi hal yang lumrah.
Angka ini bahkan lebih tinggi di kalangan usia 18-34 tahun, mencapai 53 persen. Di Indonesia,persentase yang memprediksi hal serupa mencapai 58 persen.
Saat ini, aplikasi dan perangkat pintar menawarkan dongeng yang dinarasikan oleh AI, dengan karakter dan alur cerita yang dapat disesuaikan.
Bagi orang tua yang sibuk, ini bisa menjadi solusi praktis.Bagi anak-anak, ini bisa menjadi pendongeng interaktif yang sabar.
Namun, Kaspersky mengingatkan agar orang tua tetap waspada. meskipun AI berpotensi memperkaya kehidupan anak,perlindungan data pribadi tetap penting.
Kaspersky menyarankan orang tua untuk memilih layanan dengan kebijakan privasi yang kuat. Selain itu, kontrol dengan asisten pengasuhan digital dapat membantu membatasi konten dan menyeimbangkan waktu layar.
Prediksi lain yang muncul dari survei adalah potensi perubahan preferensi anak-anak. Sebanyak 31 persen keluarga di Indonesia memprediksi anak-anak mereka akan lebih memilih hewan peliharaan digital daripada hewan peliharaan sungguhan.
Selain itu, 43 persen responden memprediksi perayaan keluarga akan beralih ke format panggilan video sebagai standar. Di indonesia, persentase ini lebih tinggi, yaitu 49 persen.






