Tutup
Regulasi

Alasan Kemenkeu Perpanjang Tax Holiday demi Genjot Investasi di Indonesia

91
×

Alasan Kemenkeu Perpanjang Tax Holiday demi Genjot Investasi di Indonesia

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi memutuskan untuk memperpanjang pemberian fasilitas pengurangan Pajak Penghasilan (PPh) Badan atau *tax holiday*. Kebijakan ini diambil sebagai upaya pemerintah untuk terus mendorong pertumbuhan investasi di tengah tantangan perekonomian global.

Saat ini, otoritas fiskal tengah merampungkan revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 130/2020 yang menjadi payung hukum pemberian fasilitas tersebut. Langkah ini dilakukan setelah masa berlaku *tax holiday* sebelumnya berakhir pada Desember 2025.

Direktur Strategi Perpajakan Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kemenkeu, Pande Putu Oka Kusumawardhani, menegaskan bahwa dukungan pemerintah melalui insentif pajak masih sangat diperlukan guna menjaga daya tarik investasi di Indonesia.

“Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian insentif *tax holiday* dengan melakukan revisi PMK 130/2020. Saat ini, rancangannya masih dalam proses penyusunan dan penetapan sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Pande.

Namun, pemberian insentif ini kini harus menyesuaikan diri dengan aturan perpajakan internasional, yakni Pajak Minimum Global (*Global Minimum Tax*/GMT). Kebijakan internasional yang mewajibkan perusahaan multinasional membayar tarif pajak minimal 15% ini membuat skema *tax holiday* konvensional menjadi kurang efektif.

Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menjelaskan bahwa pemerintah perlu melakukan penyesuaian agar kebijakan fiskal dalam negeri tetap selaras dengan komitmen global. Sebab, dengan adanya tarif minimum global 15%, insentif pembebasan pajak hingga 100% yang selama ini ditawarkan berpotensi tidak memberikan dampak optimal bagi investor.

Sebagai solusinya, pemerintah kini tengah merancang skema insentif baru yang lebih kompatibel dengan ketentuan Pilar 2 OECD/G20. Salah satu opsi yang sedang dikembangkan adalah *Qualified Refundable Tax Credit* (QRTC).

Berbeda dengan *tax holiday* yang memangkas tarif pajak, QRTC merupakan bentuk kredit pajak yang dapat dikembalikan atau dialihkan. Skema ini diperlakukan sebagai pendapatan bagi perusahaan, sehingga dianggap lebih sesuai dengan aturan *Global Anti-Base Erosion* (GloBE).

Sepanjang periode 2020 hingga Februari 2026, pemerintah mencatat bahwa fasilitas *tax holiday* telah berhasil menarik realisasi investasi sebesar Rp590 triliun, sementara *tax allowance* menyumbang investasi senilai Rp42 triliun. Pemerintah telah menggelontorkan insentif fiskal dengan total nilai mencapai Rp7,1 triliun untuk mendukung capaian investasi tersebut.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) belum berhasil kembali ke level Rp 7.000. BBCA menutup perdagangan Senin (20/4) dengan menguat 0,78% atau naik 50 poin ke level Rp 6.475 per saham. Jika ditarik lebih jauh, saham bank berlogo bunga cengkeh itu sudah terkoreksi 19,81% secara year to date. Anjloknya saham BBCA turut menjadi pemberat bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dengan pelemahan yang hampir 20% itu, BBCA…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Sejumlah tantangan masih menyelimuti kinerja emiten konstruksi di tahun 2026, baik itu emiten BUMN karya maupun swasta. Pada tahun 2025, kinerja emiten konstruksi swasta tampak lebih unggul dibandingkan BUMN karya. Tengok saja, PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) membukukan pendapatan Rp 3,90 triliun, naik 26,35% dibandingkan Rp 3,08 triliun pada tahun sebelumnya. Lonjakan pendapatan tersebut turut mendongkrak laba bersih…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Anak usaha PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melalui Star Energy Geothermal Wayang Windu Ltd (SEGWWL) yakni Star Energy Geothermal berhasil meraih PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Penghargaan ini diperoleh sebagai pengakuan atas kinerja lingkungan yang melampaui kepatuhan dan kontribusi terhadap kesejahteraan sosial secara berkelanjutan. Presiden Direktur Barito Renewables Energy dan Grup CEO Star…