Tutup
Teknologi

April Mop: Lacak Asal-Usul, Ungkap Fakta di Baliknya

194
×

April Mop: Lacak Asal-Usul, Ungkap Fakta di Baliknya

Sebarkan artikel ini
april-mop-ternyata-punya-sejarah-panjang-dan-aneh
April Mop Ternyata Punya Sejarah Panjang dan Aneh

Jakarta – Setiap tanggal 1 April, dunia merayakan April Mop dengan tradisi unik. Lelucon ringan dan prank menghibur menjadi ciri khas perayaan ini.

Tradisi April Mop diperkirakan berasal dari Prancis pada abad ke-16. Kala itu, kalender berubah dari Julian ke Gregorian.

Perubahan ini memindahkan perayaan tahun baru dari 1 April ke 1 Januari.

Mereka yang tetap merayakan tahun baru pada 1 April kemudian dijuluki “April Fools”.

Dalam perayaan April Mop, orang-orang saling menjahili teman, keluarga, atau rekan kerja dengan cara-cara kreatif.

“April mop!” seru pelaku saat berhasil mengelabui korbannya.

Tradisi ini telah berlangsung berabad-abad di Eropa. Salah satu teori menyebutkan April Mop berkaitan dengan perubahan kalender Julian ke Gregorian.

Perubahan ini membuat sebagian orang dianggap “tertinggal” dan menjadi bahan candaan.

Salah satu lelucon populer adalah menempelkan ikan kertas di punggung orang. Ini disebut ‘poisson d’avril’, yang merujuk pada orang yang mudah tertipu.

Di Norwegia, April Mop konon berasal dari perayaan untuk menghormati dewa perusak dan kekacauan, Loki.

April mop dirayakan dengan saling menjahili dan melempar lelucon hingga tengah malam, serta berbohong tanpa merasa bersalah.

Sejarawan juga menghubungkan April mop dengan festival Hilaria di Roma kuno. Festival ini dirayakan pada akhir maret oleh anggota sekte Cybele.

Selama festival, orang menyamar dan mengejek satu sama lain, bahkan terhadap hakim.

Kebiasaan April Mop menyebar ke seluruh Inggris pada periode 1700-an. Seiring waktu, lelucon yang dibuat semakin beragam.

Salah satu yang umum adalah mengganti gula dengan garam. Pada dasarnya, di tanggal 1 April, orang-orang seolah diperbolehkan berbuat lucu tanpa dianggap salah.


Pati – Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Indonesia. Bos Djarum, Robert Budi Hartono, dikabarkan mengakuisisi klub Liga 2, Persipa Pati.