News

Arus Mudik di Sumbar Meningkat, Gubernur Harapkan Dampak Ekonomi yang Positif

×

Arus Mudik di Sumbar Meningkat, Gubernur Harapkan Dampak Ekonomi yang Positif

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar, Mahyeldi dalam satu kesemptan. Foto: Internet

Padang – Menurut pantauan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi, arus mudik pada Idul Fitri 1444 Hijriah di Sumbar meningkat empat kali lipat dari sebelumnya. Dalam kunjungannya ke lapangan, ia melihat banyaknya kendaraan dengan nomor polisi luar Sumbar di jalan raya.

“Setelah lebaran, saya yakin akan semakin banyak perantau dan wisatawan yang berlibur ke Sumbar,” ujar Mahyeldi dengan optimis. Ia berharap hal ini dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat setempat.

Mahyeldi juga mengapresiasi peran Ikatan Keluarga Minang (IKM) dalam memfasilitasi para perantau yang pulang kampung dari DKI Jakarta ke Ranah Minang. Masyarakat diminta dapat mengikuti arahan-arahan dan pedoman yang diberikan di lapangan agar terjadi ketertiban di jalan raya.

Salat Idul Fitri di Halaman Kantor Gubernur Sumbar berjalan khidmat dengan ribuan jamaah yang memadati ruas jalan di depan kantor gubernur. Saf jamaah bahkan meluber hingga ke badan Jalan Jendral Sudirman dan depan Mapolda Sumbar.

Setelah salat, sejumlah warga berbondong-bondong mendekati Gubernur Mahyeldi dan Wakil Gubernur Audy Joinaldy untuk menyapa dan mengambil foto bersama.

Mahyeldi menyatakan bahwa Ramadan berjalan lancar di Sumbar. Dengan semangat kebersamaan dan persatuan yang ditunjukkan di Idul Fitri dapat menjadi contoh bagi generasi muda ke depan.

Baca Sumbar Bisnis lebih update via Google News, Klik Disini.

News

Deklarasi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Mahyeldi-Vasco, ditunda jelang pendaftaran ke KPU. Keputusan ini diambil agar Mahyeldi dan Audy Joinaldy dapat fokus menjalankan roda pemerintahan.

Industri

Kota Padang menunjukkan komitmennya terhadap investasi dengan mempermudah perizinan usaha. Tim Satgas khusus melayani investor, didukung layanan one stop service dan branding “Clean and Clear”. Investasi diharapkan meningkatkan perekonomian, menambah PAD, dan membuka lapangan kerja.