Tutup
Regulasi

Bank of Singapore Tingkatkan Kepemilikan Saham di Bank Capital

393
×

Bank of Singapore Tingkatkan Kepemilikan Saham di Bank Capital

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Bank of Singapore Limited melakukan pergerakan signifikan pada kepemilikan sahamnya di PT Bank Capital Indonesia Tbk. (BACA) dengan mengalihkan sebagian saham yang sebelumnya telah diakuisisi.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Bank of Singapore melepas 2,8 miliar lembar saham BACA, setara dengan 14,03% kepemilikan, pada tanggal 24 Desember 2025.

Transaksi pelepasan saham ini dilakukan dengan harga Rp1 per lembar. Gia Ventures Pte Ltd, sebagai pemilik langsung saham yang dikelola Bank of Singapore di BACA, memperoleh dana sebesar Rp2,8 miliar dari transaksi tersebut.

Tujuan dari transaksi ini adalah “free of payment – transfer out,” yang berarti pemindahan saham keluar dari rekening kustodian ke rekening lain tanpa disertai pembayaran dana tunai.

Sementara itu, data dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 29 Desember 2025 menunjukkan perubahan struktur kepemilikan saham di BACA. Bank Julius Baer and Co. Ltd tercatat menambah kepemilikan sahamnya di BACA sebanyak 2,8 miliar lembar, jumlah yang sama dengan yang dilepas oleh Bank of Singapore.

Dengan penambahan ini, kepemilikan saham Bank Julius Baer and Co di BACA meningkat dari 1,99 miliar lembar (10%) menjadi 4,79 miliar lembar (24,03%).

Sebelumnya, Bank of Singapore Limited masuk sebagai pemegang saham BACA melalui transaksi *repurchase agreement* (repo) pada akhir tahun lalu, dengan menggenggam 2,8 miliar saham atau setara dengan 14,03% hak suara.

Dalam laporan kepemilikan saham, Bank of Singapore menegaskan bahwa kepemilikan ini tidak menempatkannya sebagai pemegang saham pengendali dan tidak memiliki rencana untuk mempertahankan ataupun mengambil alih pengendalian Bank Capital.

Seiring dengan manuver Bank of Singapore di BACA, harga saham BACA mengalami kenaikan. Data BEI menunjukkan bahwa harga saham BACA melesat 28,57% dalam sepekan terakhir sebelum penutupan perdagangan tahun 2025, mencapai level Rp234 per lembar. Secara keseluruhan, harga saham BACA melonjak 48,10% sepanjang Desember 2025.

Disclaimer: *Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Redaksi tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.*

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona merah pada hari terakhir bulan Mei 2026. Pada Jumat (29/5/2026), IHSG turun tipis 0,05% ke level 6.127,38. Sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd), indeks acuan Bursa Efek Indonesia ini telah anjlok 29,14%. Tekanan pasar kali ini terutama dipicu oleh efektifnya rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang berlaku pada…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Investor ritel perlu lebih selektif menentukan strategi investasi emas. Pasalnya, saat harga emas mulai rebound setelah sempat tertekan dalam sebulan terakhir, spread harga jual dan buyback emas batangan masih relatif lebar. Melansir Bloomberg, pada perdagangan Jumat (29/5/2026), Harga emas spot ditutup pada level US$ 4.540,26 per ons troi, naik 1% disbanding sehari sebelumnya. Namun, dalam sebulan terakhir harga emas…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Kinerja PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) pada tahun buku 2025 dinilai menunjukkan pertumbuhan yang solid dan berkelanjutan. Perseroan mencatat lonjakan pendapatan sebesar 62,1% secara tahunan menjadi Rp 577 miliar, serta berhasil membalikkan kinerja menjadi laba bersih sekitar Rp65 miliar. Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Adrian Djie menilai, pertumbuhan tersebut bukan sekadar faktor sementara, melainkan ditopang oleh perbaikan…