Tutup
NewsRegulasi

Bapanas: Bansos Beras Dihentikan Sementara di Hari Tenang

3115
×

Bapanas: Bansos Beras Dihentikan Sementara di Hari Tenang

Sebarkan artikel ini
eksekutif Setop Pemberian Bansos Beras 10 Kg

Jakarta – Pemerintah akan menghentikan sementara penyaluran bansos beras 10 kg kepada para penerima menjelang pencoblosan Pemilu 2024 pada tanggal 11-14 Februari 2024.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan, “Penghentian sementara ini sedang dipertimbangkan untuk di hari tenang tanggal 11 Februari sampai dengan pencoblosan 14 Februari 2024. Kami akan informasikan kembali secepatnya.”

Arief menjelaskan bahwa Bantuan Pangan Beras 10 Kg ini sangat diperlukan bagi warga kelas bawah di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok. Bantuan ini juga efektif menahan kenaikan harga beras akibat turunnya produksi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa bantuan beras 10 kg akan diberikan hingga bulan Juni.

“Ini nanti akan diberikan bulan Januari, Februari, Maret. Setelah Maret akan dilanjutkan lagi April, Mei, Juni,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi pun menjelaskan bahwa bantuan beras 10 kg tersebut merupakan beras pilihan dengan kualitas terbaik.

Penghentian sementara bansos beras 10 kg ini menuai berbagai tanggapan dari masyarakat. Ada yang mendukung karena dianggap rawan politisasi, namun ada juga yang khawatir akan berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terkoreksi setelah mencatat penguatan selama lima hari berturut-turut. Meski sempat dibuka di zona hijau, tekanan jual membuat IHSG berbalik arah dan ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (15/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG turun 0,68% atau terkoreksi 52,36 poin ke level 7.623,58. Baca Juga: Reli IHSG Terhenti SumbarSumbarbisnis.com Sell Asing…