Tutup
Perbankan

BRI Tingkatkan Pembiayaan Hijau, Portofolio Tembus Rp89,9 Triliun

294
×

BRI Tingkatkan Pembiayaan Hijau, Portofolio Tembus Rp89,9 Triliun

Sebarkan artikel ini
pertumbuhan-“green-financing”-bri-capai-rp89,9-triliun
Pertumbuhan “Green Financing” BRI Capai Rp89,9 Triliun

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk (BRI) genjot pembiayaan hijau hingga Rp89,9 triliun pada triwulan I 2025.

Angka ini menunjukkan pertumbuhan 8,18 persen secara tahunan.Direktur Utama BRI, hery Gunardi, menegaskan komitmen perseroan untuk memperkuat prinsip ESG melalui peningkatan pembiayaan hijau yang inklusif.

“Pertumbuhan portofolio green financing BRI mencerminkan upaya nyata perseroan dalam mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon dan pembangunan berkelanjutan di Tanah Air,” kata Hery.

BRI mencatat, pembiayaan hijau mencakup pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan senilai Rp61,16 triliun dan produk ramah lingkungan Rp7,80 triliun.

Selain itu, BRI juga membiayai sektor energi terbarukan sebesar Rp6,47 triliun, transportasi hijau Rp3,55 triliun, bangunan hijau, dan proyek lingkungan lainnya.

BRI menjadi bank dengan portofolio enduring financing terbesar di indonesia, mencapai Rp796 triliun pada akhir triwulan I 2025.

Jumlah ini mencakup pembiayaan hijau,pembiayaan UMKM,serta investasi di ESG-based Corporate Bonds,setara dengan 64,16 persen dari total portofolio pembiayaan dan investasi corporate bonds BRI.Sebagai bagian dari agenda ESG,BRI konsisten menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor yang berdampak positif terhadap lingkungan.

Sektor tersebut meliputi energi terbarukan, pertanian ramah lingkungan, pengelolaan air dan limbah, serta efisiensi energi.

BRI juga memperkuat tata kelola keberlanjutan di internal perusahaan sebagai bentuk adaptasi terhadap tuntutan global akan praktik keuangan yang bertanggung jawab.

Pada sisi pendanaan, BRI mencatat total pendanaan wholesale sebesar Rp111,79 triliun pada triwulan I 2025.

Sebanyak 39,66 persen di antaranya berasal dari instrumen berbasis ESG.Komposisi ini mencakup penerbitan Green Bond dalam tiga fase dengan total Rp13,5 triliun, serta sustainability-linked loan senilai US$1 miliar.

BRI juga menerbitkan inclusivity-based securities seperti Medium Term Notes dan Subordinated Bonds yang dialokasikan untuk UMKM, korporasi ultra mikro, serta individu berpenghasilan rendah.