Tutup
Regulasi

Cek Jadwal Cum Date Dividen Saham CNMA dan BNLI Hari Ini

138
×

Cek Jadwal Cum Date Dividen Saham CNMA dan BNLI Hari Ini

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Dua emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan memasuki periode *cum date* dividen pada hari ini, Rabu (15/4/2026). Salah satu saham menawarkan *yield* dividen yang tergolong jumbo, yakni mencapai 6,25%.

Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dua emiten tersebut adalah PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) dan PT Bank Permata Tbk (BNLI). Periode *cum date* merupakan batas akhir bagi investor untuk membeli saham jika ingin mendapatkan hak atas pembagian dividen tunai dari perusahaan.

Pembagian dividen ini bervariasi nilainya. Emiten BNLI akan membagikan dividen sebesar Rp35 per saham, sementara PT Cinema XXI Tbk (CNMA) membagikan Rp7 per saham.

Harga saham CNMA ditutup di level 112 pada perdagangan Selasa (14/4/2026). Dengan besaran dividen Rp7 per saham, maka *yield* dividen yang ditawarkan mencapai 6,25%. Sementara itu, saham BNLI ditutup pada level 3.430 dengan *yield* dividen sebesar 1%.

Jadwal Dividen BNLI (Tahun Buku 2025):
* *Cum date* (Pasar Reguler & Negosiasi): 15 April 2026
* *Ex date* (Pasar Reguler & Negosiasi): 16 April 2026
* *Cum date* (Pasar Tunai): 17 April 2026
* *Ex date* (Pasar Tunai): 20 April 2026
* *Recording date*: 17 April 2026
* *Payment date*: 7 Mei 2026
* Nilai: Rp35 per lembar (Total Rp1,27 triliun)

Jadwal Dividen CNMA (Tahun Buku 2025):
* *Cum date* (Pasar Reguler & Negosiasi): 14 April 2026
* *Ex date* (Pasar Reguler & Negosiasi): 15 April 2026
* *Cum date* (Pasar Tunai): 16 April 2026
* *Ex date* (Pasar Tunai): 17 April 2026
* *Recording date*: 16 April 2026
* *Payment date*: 28 April 2026

Analis Senior Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas, menilai momentum ini bisa dimanfaatkan investor untuk mengoleksi saham secara bertahap. Menurutnya, harga saham cenderung mengalami kenaikan menjelang *cum date* dan terkoreksi saat *ex-date*.

Meski demikian, Sukarno mengingatkan investor agar tidak terjebak pada besaran *yield* semata. Investor diminta tetap memperhatikan fundamental perusahaan guna menghindari *dividend trap*.

“Hindari saham dengan dividen besar namun labanya menurun atau memiliki *payout ratio* yang terlalu tinggi karena berisiko,” jelasnya.

Untuk strategi investasi, Sukarno menilai saham ROTI cocok untuk strategi *trading* dividen karena potensi kenaikan harga menjelang *cum date*. Sementara itu, saham CNMA dapat dicermati untuk spekulasi jangka pendek bagi investor yang siap dengan risiko lebih tinggi.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) baru-baru ini mengambil keputusan bisnis yang cukup penting, yakni bakal menjual seluruh saham tambang batubara Kestrel Coal Group Pty Ltd di Australia. Aksi ini dilakukan AADI melalui anak usahanya Adaro Capital Limited. Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Adaro Capital menandatangani Sale and Purchase Agreement (SPA) pada 14 April 2026 sehubungan dengan…