Tutup
NewsPariwisata

Ditpamobvit Polda Sumbar Kaji Keamanan Pantai Carocok

54
×

Ditpamobvit Polda Sumbar Kaji Keamanan Pantai Carocok

Sebarkan artikel ini
ditpamobvit-polda-sumbar-laksanakan-risk-assessment-ke-kawasan-carocok-painan
Ditpamobvit Polda Sumbar Laksanakan Risk Assessment ke Kawasan Carocok Painan

Pesisir Selatan – Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sumatera Barat melaksanakan kegiatan risk assessment di kawasan Pantai Carocok Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin AKBP Ilva Siswanto, S.H., M.H., selaku Kasubdit Wisata Ditpamobvit Polda Sumbar, bersama anggota. Rangkaian kegiatan diawali dengan rapat koordinasi di Kantor Disparbudpora bersama Kepala Dinas Disparbudpora Ronald Bernando, S.IP., M.Si.,yang diwakili Sekretaris Darpius Indra,S.H., didampingi kepala Bidang Pariwisata disparbudpora dan Kasat Pamobvit Polres Pessel AKP Margasiben, S.H.

Darpius Indra mengatakan kegiatan risk assessment ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola keamanan destinasi wisata unggulan daerah.

“kegiatan ini sangat penting sebagai bentuk komitmen bersama dalam memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan. Kami menyambut baik kehadiran Ditpamobvit Polda Sumbar dalam melakukan penilaian risiko di kawasan wisata unggulan kabupaten Pesisir Selatan,” ujarnya.

Ia menegaskan, hasil kegiatan itu akan menjadi dasar penyusunan langkah perbaikan dan peningkatan standar pengelolaan destinasi wisata ke depan.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat mengidentifikasi secara komprehensif berbagai potensi kerawanan serta merumuskan langkah-langkah mitigasi yang tepat, sehingga Pantai carocok Painan semakin aman, nyaman, dan berdaya saing,” tambahnya.

Sementara itu, AKBP Ilva Siswanto menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari tugas ditpamobvit dalam memberikan jaminan keamanan pada objek vital, termasuk sektor pariwisata.

“Risk assessment ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko serta memberikan rekomendasi kepada pengelola dan pemerintah daerah dalam meningkatkan sistem pengamanan kawasan wisata,” jelasnya.

Usai rapat koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan untuk melihat langsung kondisi kawasan wisata, sarana prasarana pendukung, serta kesiapsiagaan petugas di lapangan.