Dukung Perluasan KUR UMKM, Pemerintah Gandeng Empat Paltform Digital

  • Whatsapp

Jakarta – Platform digital yaitu Gojek, Grab Indonesia, Tokopedia, dan Shopee Indonesia bekerjasama dengan kementrian koordinator perekonomuan untuk memperluas penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) bagi UMKM.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan hal ini sekaligus upaya pemerintah meningkatkan peran UMKM sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi.

Bacaan Lainnya

“Dalam situasi ini kita berharap platform digital dengan merchant-merchant-nya bisa menjadi selain sebagai akselerator juga memfasilitasi UMKM dan merchant bisa naik kelas,” katanya.

Airlangga menyebutkan penyaluran KUR kepada UMKM di empat platform digital tersebut akan dilakukan oleh tiga bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) yakni BNI, BRI, dan Bank Mandiri.

Ia optimistis melalui kerja sama antara pemerintah, empat platform digital, dan tiga bank Himbara dapat mendorong pencapaian target penyaluran KUR tahun ini sebesar Rp190 triliun.

Airlangga menegaskan pemerintah memprioritaskan pemulihan UMKM karena sangat berkontribusi untuk perekonomian nasional yaitu mencapai 61,1 persen dan menyerap 97 persen tenaga kerja atau 116,9 juta orang.

Oleh sebab itu, ia mengatakan pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp123,46 triliun dari total Rp695,2 triliun pada program PEN khusus untuk mendorong keberlangsungan UMKM di tengah pandemi.

Ia menyatakan pemerintah memberikan pelonggaran kebijakan KUR berupa tambahan subsidi bunga sebesar 6 persen sampai Desember 2020 sehingga suku bunga KUR pada 2020 menjadi nol persen untuk semua jenis skema KUR.

Pelonggaran kebijakan KUR adalah penundaan angsuran pokok KUR dengan jangka waktu paling lama 6 bulan, relaksasi ketentuan restrukturisasi KUR, dan relaksasi pemenuhan persyaratan administrasi dalam proses pengajuan KUR.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Iskandar Simorangkir menjelaskan total KUR yang disalurkan oleh ketiga bank tersebut pada Rabu ini mencapai Rp31,08 miliar kepada 294 debitur UMKM di empat mitra platform digital.

“Tentunya, ini baru awal karena jumlah mitra mereka yang jutaan. Kami terus dorong jangan berhenti di sini dan kami kembangkan ke seluruh merchant dari platform digital,” tegasnya.

Realisasi tersebut menambah kinerja penyaluran KUR dari Januari sampai 18 September 2020 yang telah mencapai Rp111,21 triliun atau 58,53 persen dari target penyaluran KUR 2020 Rp190 triliun yang diberikan kepada 3,28 juta debitur.

Penyaluran KUR itu juga diikuti dengan kualitas yang terjaga dengan baik yakni tercermin dengan tingkat NPL KUR sebesar 0,87 persen pada posisi September 2020.

Leave your vote

Pos terkait