Padang – Siswa MAN 2 Padang, Fathir Verianico, berhasil menembus nominasi seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Nasional 2026 mewakili Sumatera Barat. Prestasi ini menjadi hasil dari proses panjang yang ia lewati secara bertahap, mulai dari seleksi di tingkat madrasah, kota, hingga provinsi.
Pembina Paskibra MAN 2 Padang,Leli Afrina,mengatakan Fathir semula lolos sebagai perwakilan Kota padang sebelum melaju ke seleksi tingkat provinsi. Ia menuturkan,persaingan yang dihadapi tidak ringan karena melibatkan peserta dari seluruh daerah di Sumbar.
“Prosesnya cukup panjang, mulai dari seleksi internal madrasah sampai seleksi tingkat provinsi yang diikuti perwakilan dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar,” ujar Leli, Kamis (14/5/2026).
Di level kota, para peserta harus melewati serangkaian ujian ketat. Tahapan itu mencakup seleksi administrasi, tes wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum berbasis computer assisted test, pemeriksaan kesehatan, parade, kesamaptaan, dan tes kepribadian.
Seleksi di tingkat provinsi berlangsung lebih ketat. Peserta kembali diuji melalui TWK dan TIU berbasis CAT oleh BPIP, lalu menjalani penilaian peraturan baris-berbaris, kesamaptaan, uji bakat, dan tes kepribadian.
Menurut Leli, stabilitas nilai yang ditunjukkan Fathir sejak awal menjadi salah satu faktor utama yang mengantarkannya masuk nominasi nasional. Kondisi fisik yang terjaga juga membuatnya mampu bersaing di tengah ketatnya penilaian.Penampilan Fathir disebut menonjol saat tes kepribadian. Dengan bekal sejumlah prestasi yang dimiliki, ia mampu menjawab pertanyaan penguji secara tenang, terukur, dan meyakinkan.Ia juga dinilai menunjukkan kemampuan beradaptasi serta kerja sama yang baik selama proses seleksi. “Hal mendasar yang sangat diperhatikan panitia dan tim penguji adalah attitude. Di samping itu, kemampuan akademik, ketahanan fisik, dan mental yang kuat juga menjadi indikator penting,” kata Leli.
Di balik capaian itu, Fathir harus membagi waktu antara latihan fisik, psikotes, kegiatan belajar di sekolah, dan agenda akademik lain.Menjelang seleksi provinsi, intensitas latihan meningkat sehingga ia dituntut menjaga kebugaran agar tetap prima dan terhindar dari cedera.
Kepala MAN 2 Padang, Ahmad Asdi, menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut. Ia berharap Fathir bisa melangkah lebih jauh dan akhirnya terpilih sebagai anggota Paskibraka Nasional 2026.







