Tutup
NewsPendidikan

FPMI Pekanbaru Dorong Pendidikan Inklusif, Sentuh Kebutuhan Khusus

310
×

FPMI Pekanbaru Dorong Pendidikan Inklusif, Sentuh Kebutuhan Khusus

Sebarkan artikel ini
fpmi-pekanbaru-jalankan-program-kemajuan-pendidikan-berkebutuhan-khusus
FPMI Pekanbaru Jalankan Program Kemajuan Pendidikan Berkebutuhan Khusus

Pekanbaru – Forum Pendidik Madrasah Inklusif (FPMI) Kota Pekanbaru resmi dikukuhkan pada Selasa (9/12/2025).

Forum ini diharapkan menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan inklusif di madrasah.

Ketua FPMI Pekanbaru, Kamizar, menyatakan pihaknya akan segera menyelaraskan program-program strategis dengan AD/ART organisasi.

FPMI juga akan menindaklanjuti arahan Pemerintah Kota Pekanbaru terkait peningkatan kualitas pendidik dan peserta didik pada madrasah inklusif.

“Program yang kita susun nanti tentu harus selaras dengan mandat organisasi dan rekomendasi pemerintah,” ujar Kamizar, menekankan pentingnya program yang menyentuh langsung para pendidik dan peserta didik.

Sebagai forum edukasi dan organisasi sosial, FPMI akan membekali guru dan kepala madrasah dengan kemampuan memahami konsep dan praktik pendidikan inklusif.

“di forum ini, para kepala madrasah dan guru akan kita latih agar memahami eksistensi dan pentingnya madrasah inklusif,” jelas Kamizar.

Pelatihan akan mencakup penyusunan rencana kerja tahunan, jangka menengah, hingga jangka panjang.

Selain pelatihan, FPMI juga akan melakukan pendampingan langsung untuk memastikan implementasi program berjalan efektif.

Pendampingan ini mencakup manajemen madrasah hingga layanan pembelajaran untuk peserta didik berkebutuhan khusus.Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru, Syahrul Maulidi, menegaskan dukungannya terhadap pembentukan FPMI.Menurutnya, kehadiran forum ini menjadi langkah strategis dalam mendorong kemajuan madrasah, khususnya dalam penerapan pendidikan inklusif yang lebih manusiawi dan berkeadilan.

“kita tentu mendukung terbentuknya FPMI Pekanbaru ini. Kita berharap forum ini mampu memberi kontribusi nyata bagi kemajuan madrasah di Kota Pekanbaru,” ujar Syahrul.

Syahrul menjelaskan bahwa konsep madrasah inklusif menempatkan setiap anak pada derajat yang sama,tanpa memandang kekurangan atau keterbatasan yang dimiliki.

“Madrasah inklusi itu artinya menerima seluruh siswa tanpa melihat kekurangannya, karena mereka sama sederajat dan berhak mendapatkan pendidikan,” tegasnya.

Wali Kota Pekanbaru melalui Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM, Sarbaini, menyampaikan komitmen pemerintah kota untuk memastikan seluruh peserta didik, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus, memperoleh akses pendidikan yang sama, layak, berkualitas, dan penuh kasih.

“Pendidikan inklusif bukan hanya konsep, tetapi merupakan wujud nyata dari tanggung jawab moral dan sosial bagi kita bersama,” jelas Sarbaini.

Ia berharap FPMI Pekanbaru dapat menjadi penguatan kapasitas bagi para pendidik madrasah serta membangun kemitraan dengan semua pihak.