Jakarta – Kesadaran generasi Z terhadap pentingnya asuransi kendaraan melonjak signifikan. Data dari Oona Insurance Indonesia menunjukkan peningkatan pembelian asuransi kendaraan oleh generasi Z hingga tujuh kali lipat pada kuartal pertama tahun ini.
Meskipun demikian, milenial masih memegang posisi dominan dalam pangsa pasar asuransi kendaraan. Chief of Investment and Strategy Oona Insurance Indonesia, Iwan Kurniawan, mengungkapkan bahwa milenial menyumbang sekitar 70 persen dari total pangsa asuransi kendaraan di perusahaannya. “Kami justru melihat terjadi lonjakan hingga tujuh kali lipat dalam pembelian asuransi kendaraan oleh gen Z (kelahiran 1997-2012) hanya dalam kuartal pertama tahun ini. Itu menunjukkan bahwa kesadaran dan sikap proaktif terhadap perlindungan finansial mulai tumbuh kuat di gen Z,” katanya pada selasa (12/8/2025).
Iwan menambahkan, dominasi milenial disebabkan oleh tingkat kepemilikan kendaraan yang lebih tinggi serta kondisi finansial yang lebih stabil.
Fenomena ini muncul di tengah tren penurunan penjualan mobil secara nasional. Data gaikindo mencatat adanya penurunan sebesar 9,7 persen dengan total 390.467 unit mobil yang terjual selama semester I 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Iwan, peningkatan kesadaran dan kemudahan akses menjadi faktor utama pendorong minat generasi Z terhadap asuransi kendaraan. Generasi Z, dengan populasi sekitar 74,93 juta jiwa atau setara 27,94 persen dari total penduduk Indonesia, sangat dipengaruhi oleh platform digital dan media sosial. Mereka mengutamakan kecepatan, transparansi, dan kemudahan dalam berinteraksi dengan merek.
Selain itu, kebijakan kewajiban memiliki asuransi tanggung jawab pihak ketiga atau third party liability (TPL) yang diatur dalam UU P2SK no. 4 Tahun 2023, turut mendorong pembelian asuransi di berbagai kelompok usia, terutama bagi kendaraan yang dibeli melalui kredit. “Kuncinya ada di dua hal, yakni meningkatnya kesadaran dan akses yang semakin mudah,” ujar Iwan pada Selasa (12/8/2025).







