Bursa Saham

IHSG Lanjutkan Reli, Ini Daftar Saham yang Banyak Dilepas Asing

96
×

IHSG Lanjutkan Reli, Ini Daftar Saham yang Banyak Dilepas Asing

Sebarkan artikel ini
Suasana aktivitas perdagangan di layar monitor Bursa Efek Indonesia
IHSG kembali mencatatkan penguatan tipis di tengah aksi jual bersih investor asing pada perdagangan Rabu (15/7/2026).

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan selama lima hari berturut-turut hingga penutupan perdagangan Rabu (15/7/2026). Indeks ditutup menguat tipis 0,04% atau naik 2,45 poin ke level 6.041,97.

Kenaikan indeks terjadi meskipun pasar masih dibayangi oleh aksi jual bersih atau net sell yang dilakukan oleh investor asing. Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak di rentang 6.007 hingga 6.081.

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia tercatat cukup dinamis. Total volume transaksi mencapai 28,69 miliar saham dengan nilai transaksi keseluruhan sebesar Rp 11,69 triliun.

Secara sektoral, penguatan IHSG didorong oleh kinerja positif dari 334 saham yang mengalami kenaikan harga. Di sisi lain, sebanyak 267 saham ditutup melemah, sementara 195 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.

Investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 153,02 miliar di seluruh pasar. Kondisi ini mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar internasional terhadap aset saham domestik di tengah tren penguatan indeks.

Sentimen investor asing yang cenderung melakukan aksi jual terlihat mendominasi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. Data perdagangan menunjukkan adanya tekanan jual yang cukup signifikan pada beberapa emiten utama.

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menjadi saham dengan nilai net sell asing terbesar, mencapai Rp 112,8 miliar. Posisi berikutnya ditempati oleh PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan nilai jual bersih Rp 93,22 miliar.

Saham PT Astra International Tbk (ASII) juga mencatatkan aksi jual asing sebesar Rp 71,74 miliar. Selain itu, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyusul dengan nilai net sell sebesar Rp 61,22 miliar.

Daftar saham yang banyak dilepas investor asing lainnya mencakup PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) sebesar Rp 48,09 miliar dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) senilai Rp 39,58 miliar. Aksi jual juga menyasar PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebesar Rp 27,18 miliar.

Sektor komoditas dan teknologi juga tidak luput dari tekanan jual asing. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatatkan jual bersih Rp 26,03 miliar, diikuti PT Darma Henwa Tbk (DEWA) sebesar Rp 21,04 miliar.

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melengkapi daftar sepuluh besar saham dengan net sell asing terbanyak. Saham tersebut mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 18,09 miliar pada perdagangan hari Rabu.

Tren penguatan IHSG yang terbatas di tengah dominasi aksi jual asing ini mengindikasikan ketidakpastian pasar yang masih tinggi. Para analis terus memantau pergerakan arus modal asing sebagai indikator utama stabilitas pasar saham dalam jangka pendek.

Pelaku pasar diharapkan tetap mencermati dinamika global dan data domestik yang memengaruhi sentimen investor. Ketahanan indeks di atas level 6.000 menjadi sinyal penting bagi keberlanjutan tren pergerakan pasar ke depan.