Tutup
Regulasi

IHSG Minim Katalis, Investor Disarankan Lebih Selektif!

265
×

IHSG Minim Katalis, Investor Disarankan Lebih Selektif!

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan konsolidasi pada perdagangan Senin (29/12/2025). Minimnya katalis ekonomi jangka pendek dan aksi ambil untung jelang akhir tahun menjadi penyebabnya.

Pada penutupan perdagangan Rabu (24/12/2025), IHSG melemah 0,55% atau 46,97 poin, berakhir di level 8.537,91.

Pergerakan indeks cenderung *sideways* hingga melemah. Hal ini mencerminkan sikap *wait and see* para pelaku pasar dalam menanti arah sentimen selanjutnya.

Investment Analyst Edvisor Profina Visindo, Indy Naila, menilai IHSG saat ini masih dalam fase konsolidasi.

“IHSG bergerak cukup *sideways* ke melemah karena sentimen data ekonomi belum terlalu menggerakkan *market* dalam jangka pendek dan sudah terjadi beberapa kali aksi *take profit*,” ujarnya.

Kondisi ini diperkirakan akan membatasi ruang gerak indeks dalam waktu dekat.

Indy memperkirakan IHSG berpotensi menguji level 8.414 hingga 8.649.

Di tengah kondisi pasar yang cenderung sepi dan volatilitas terbatas, investor disarankan untuk tetap selektif dalam memilih saham.

Disiplin dalam menerapkan manajemen risiko juga menjadi kunci, sambil menunggu katalis baru yang berpotensi muncul setelah libur akhir tahun.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (16/4/2026), sejalan dengan sentimen positif dari bursa global. Berdasarkan data RTI pukul 09.07 WIB, IHSG naik 1,04% atau 79,284 poin ke level 7.702,870. Sebanyak 393 saham menguat, 135 saham melemah, dan 176 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat mencapai 3,9 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,6 triliun. Baca Juga: Rupiah Dibuka…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan, sejumlah emiten dengan arus kas kuat semakin agresif melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan. Deretan Emiten Lakukan Buyback Saham Terbaru, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…