Regulasi

Indodax Angkat Bicara Soal Isu Dana Pengguna Hilang

376
×

Indodax Angkat Bicara Soal Isu Dana Pengguna Hilang

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Manajemen Indodax angkat bicara terkait isu dugaan kehilangan dana yang dialami pengguna dan viral di media sosial. Indodax menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap laporan secara bertanggung jawab dan transparan.

CEO Indodax, William Sutanto, menyatakan bahwa keamanan akun merupakan prioritas utama. Pihaknya memahami kekhawatiran yang muncul di tengah masyarakat.

“Kami memohon maaf atas kekhawatiran yang timbul. Kami memahami perhatian masyarakat dan kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap laporan,” ujar William, Selasa (30/12/2025).

Hasil penelusuran Indodax menemukan indikasi akses ilegal ke akun pengguna. Namun, ditegaskan bahwa akses tersebut bukan berasal dari sistem Indodax.

Menurut William, akses ilegal kemungkinan disebabkan oleh faktor eksternal seperti *phishing*, *malware*, atau *social engineering* yang menargetkan perangkat dan kredensial pribadi pengguna.

Indodax menegaskan akan terus fokus pada keamanan akun. Pihaknya juga berkomitmen mendampingi member yang terdampak dan menindaklanjuti setiap kasus secara menyeluruh.

Sebagai bentuk perlindungan pengguna, Indodax akan menghubungi member terkait untuk melakukan penelusuran lebih lanjut sesuai kronologi masing-masing kasus.

Indodax juga membuka ruang komunikasi bagi member lain yang ingin membahas kondisi akun mereka secara detail.

William menambahkan, Indodax secara konsisten mengedukasi pengguna untuk menjaga keamanan akun. Ini meliputi mengaktifkan Two-Factor Authentication (2FA), tidak membagikan data sensitif, menggunakan kata sandi yang kuat, waspada terhadap tautan mencurigakan, dan memastikan perangkat bebas *malware*.

“Ke depannya, kami akan terus memperkuat edukasi keamanan bagi pengguna serta memastikan setiap laporan ditindaklanjuti secara menyeluruh,” pungkas William.

Regulasi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menyatakan telah menggelar penawaran umum terbatas kepada pemegang saham perusahaan dalam rangka Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue untuk membeli sebanyak 13.282.271.875 saham baru Seri B dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Angka ini mewakili 33,33% dari jumlah saham ENRG yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD IV…