AgrobisnisIndustri

Jaga Ekosistem Pesisir, InJourney Tanam 10.000 Mangrove di Padang Pariaman

56
×

Jaga Ekosistem Pesisir, InJourney Tanam 10.000 Mangrove di Padang Pariaman

Sebarkan artikel ini
Foto : Internet

Padang – PT Angkasa Pura Indonesia menanam 10.000 bibit pohon Mangrove.

Kegiatan berlangsung di kawasan Pantai Tiram Padang Pariaman pada Kamis (13/8/2026).

Melalui kegiatan ini, perusahaan memperkuat ekosistem hijau sekaligus mencegah abrasi pesisir.

Selain itu, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Regional III mengelola 11 bandara.

Bandara tersebut tersebar di Sumatera dan Kepulauan Riau.

Sementara itu, lima Kantor Regional lainnya turut menanam bibit pohon Mangrove.

Kegiatan tersebut menjadi implementasi program Injourney Green sekaligus menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Kegiatan diawali dengan penyerahan simbolis bibit pohon Mangrove kepada Staf Ahli Bupati Padang Pariaman.

Regional CEO Kantor Regional III menyerahkan bibit tersebut kepada Staf Ahli Bupati Padang Pariaman.

Selanjutnya, para pejabat mengikuti seremoni penanaman bibit Mangrove di kawasan Pantai Tiram.

Peserta meliputi Staf Ahli Bupati Padang Pariaman dan Forkopimda Kabupaten Padang Pariaman.

Regional CEO Kantor Regional III juga mengikuti kegiatan bersama Pgs. General Manager Bandara Internasional Minangkabau.

Selain itu, sejumlah tamu undangan turut menghadiri kegiatan penanaman Mangrove tersebut.

Dwi Ananda Wicaksana, Regional CEO Kantor Regional III menyampaikan tujuan kegiatan Injourney Green.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian Program TJSL Tahun 2026 Injourney Group.

Program tersebut bertujuan memulihkan ekosistem dan meningkatkan ketahanan iklim melalui rehabilitasi lingkungan.

Selain itu, program tersebut mendorong penghijauan untuk masa depan pariwisata yang berkelanjutan.

“Kami dari PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Regional III beserta Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau pada hari ini melaksanakan kegiatan penanaman 10.000 bibit pohon Mangrove di Pantai Tiram Padang Pariaman sebagai perwujudan dari program Injourney Green yang bertujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus menahan terjadinya abrasi yang dapat merusak keindahan Pantai Tiram sebagai kawasan wisata edukatif,” ujar Dwi.

Penanaman Mangrove Dukung Lingkungan dan Pariwisata

Dwi menambahkan, gerakan penanaman Mangrove memiliki manfaat ekologis, sosial, maupun ekonomi.

Selain mencegah abrasi, Mangrove membantu menyimpan karbon dan menjaga keanekaragaman hayati.

Mangrove juga menyaring air sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan di kawasan pesisir.

Utamanya, keberadaan Mangrove mendukung ekonomi dan pariwisata di Padang Pariaman.

“Kami berharap penanaman 10.000 bibit pohon Mangrove ini dapat bermanfaat guna menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan di Pantai Tiram serta utamanya bagi masyarakat di Padang Pariaman,” pungkas Dwi.

Dwi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah turut serta dalam kegiatan ini.

Apresiasi tersebut diberikan guna menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir serta menciptakan warisan generasi mendatang.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman melalui Staf Ahli Bupati Bidang Sosbud & SDM menyampaikan apresiasi.

Apresiasi tersebut diberikan atas inisiatif PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Regional III.

Inisiatif itu mendukung konservasi lingkungan serta pengembangan ekonomi dan pariwisata Padang Pariaman.

Upaya ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Selain itu, upaya tersebut mempunyai nilai sosial serta ekonomi yang luar biasa.