BisnisEkonomiPerbankan

KAI Rancang Perluasan Jaringan Rel Menuju Standar Dunia 2045

117
×

KAI Rancang Perluasan Jaringan Rel Menuju Standar Dunia 2045

Sebarkan artikel ini
kai-targetkan-tambah-rel-kereta-api-hingga-60-ribu-km-pada-2045
KAI Targetkan Tambah Rel Kereta Api Hingga 60 Ribu Km pada 2045

Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) tengah mematangkan rencana besar untuk bertransformasi menjadi operator transportasi kereta api berstandar dunia. Perusahaan menargetkan perluasan jaringan rel aktif hingga mencapai 60 ribu kilometer pada tahun 2045.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengungkapkan bahwa peta jalan pengembangan tersebut telah disusun dalam lima tahapan strategis. Roadmap ini mengacu pada standar internasional yang ditetapkan oleh Union Internationale des Chemins de fer (UIC).

“Kami telah mencanangkan roadmap KAI menjadi world class operator. Dari tahun 2025 sampai 2045, kami bagi menjadi lima staging,” ujar Bobby dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (3/6).

Saat ini, total panjang rel aktif di Indonesia baru mencapai 6.700 kilometer. KAI memproyeksikan penambahan jaringan menjadi lebih dari 7.000 kilometer pada 2030, sejalan dengan target peningkatan pendapatan dari Rp35,7 triliun menjadi Rp66 triliun.

Pada fase selanjutnya, KAI akan fokus pada penguatan kapabilitas inti perusahaan. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong panjang rel aktif menembus angka 37 ribu hingga 60 ribu kilometer pada 2045 mendatang.

Dari sisi operasional, KAI mencatat kinerja positif dengan melayani 493 juta penumpang sepanjang 2025. Angka ini naik 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang melayani 452 juta penumpang, di mana mayoritas merupakan pengguna layanan PSO.

Tingkat ketepatan waktu perjalanan kereta juga terus membaik. Persentase keberangkatan kereta kini mencapai 99,53 persen, sementara tingkat kedatangan tercatat di angka 95,93 persen.

Kinerja keuangan perusahaan turut menunjukkan tren positif melalui pertumbuhan laba bersih sebesar 2 persen menjadi Rp2,3 triliun. Selain itu, EBITDA perusahaan juga naik 7 persen menjadi Rp8,3 triliun.

Kontribusi KAI terhadap negara pun meningkat signifikan. Sepanjang 2025, perusahaan mencatatkan setoran penerimaan negara sebesar Rp6,8 triliun, melonjak dari tahun sebelumnya yang berada di angka Rp4,4 triliun.