Tutup
News

KAI Sumbar Tutup Perlintasan Liar di Padang Pariaman

68
×

KAI Sumbar Tutup Perlintasan Liar di Padang Pariaman

Sebarkan artikel ini
kai-divre-ii-sumbar-perketat-pemeriksaan-jalur-kereta-api
KAI Divre II Sumbar Perketat Pemeriksaan Jalur Kereta Api

Padang Pariaman – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat memperketat pengamanan lintasan dengan menutup sejumlah perlintasan liar di wilayah Padang Pariaman. Langkah ini diambil untuk menekan risiko kecelakaan sekaligus menjaga perjalanan kereta api tetap aman di tengah cuaca ekstrem yang masih mengintai.

Di saat bersamaan, KAI Divre II Sumbar juga menjalankan pemeriksaan detail dan perawatan intensif terhadap sarana maupun prasarana di seluruh lintasan operasional.Perusahaan menilai kondisi cuaca yang tidak stabil dapat memicu banjir,longsor,amblesan tanah,hingga pergeseran kontur di titik-titik rawan.

Pengawasan lapangan dilakukan secara serentak melalui kegiatan Pemeriksaan Detail Serentak Safety Critical personnel (SCP) Prasarana. Kegiatan itu diawali briefing di Ruang Buya Hamka dan dipimpin Manager Operasi Fasilitas Angkutan dan Pengendalian Perjalanan KA, Acep S Manan.

Acep menegaskan, pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari komitmen menjaga seluruh unsur operasional perkeretaapian tetap sesuai standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan.petugas memeriksa kondisi rel, bantalan, ballast, penambat, sambungan rel, hingga geometri jalur.Pengecekan juga menyasar ruang bebas,ruang manfaat jalur,area sekitar rel yang dipenuhi tanaman liar,lengkung,wesel,jembatan,terowongan,sistem persinyalan,serta fasilitas pendukung lainnya. Semua titik itu dinilai penting karena berpengaruh langsung terhadap kelancaran perjalanan kereta api.

Perhatian khusus diberikan pada jembatan dan bangunan pelengkap.Tim meninjau lendutan, kekuatan konstruksi, serta daya dukung bangunan terhadap beban kereta. Pada perangkat persinyalan, petugas memastikan seluruh sistem berfungsi optimal agar perjalanan tetap lancar dan aman.

Wilayah Sumatera Barat sendiri memiliki karakter geografis yang membuat sejumlah petak jalur rawan pergerakan tanah, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi. Karena itu, inspeksi berkala menjadi salah satu langkah utama untuk mencegah gangguan operasional sejak dini.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab mengatakan petugas prasarana bersama tim manajemen rutin memetakan titik prioritas perawatan dan melakukan inspeksi berjalan kaki di seluruh wilayah operasional. “Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan jalur tetap aman dilalui perjalanan kereta api,” ujarnya dalam keterangan pers, Rabu (13/5/2026).

Selain mengandalkan pengawasan teknis, KAI Divre II Sumbar juga meminta dukungan masyarakat untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Warga diimbau tidak beraktivitas di sekitar rel dan segera melapor jika menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu operasional.

Reza menambahkan, sinergi antara petugas dan masyarakat menjadi kunci untuk menjaga keselamatan sekaligus ketepatan layanan, terutama saat cuaca sulit diprediksi. “Kami berkomitmen menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan melalui langkah-langkah preventif yang dilakukan secara konsisten. Seluruh unit operasional KAI Divre II Sumbar akan terus bersiaga penuh untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman, andal, dan selamat,” kata dia.