IndustriManufakturNews

Kemenperin Fokus Wujudkan Ekosistem Inovasi Industri 4.0

×

Kemenperin Fokus Wujudkan Ekosistem Inovasi Industri 4.0

Sebarkan artikel ini
Foto: Istimewa.

Jakarta – Kementerian Perindustrian terus berupaya untuk membuat terobosan baru dengan memanfaatkan konektivitas teknologi di sektor industri. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan mendorong balai-balai binaannya yang tersebar di seluruh Indonesia agar bisa bertransformasi menjadi unit kerja yang lebih inovatif. Hal ini sejalan dengan implementasi industri 4.0 untuk menyiasati adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19.

Hal tersebut merupakan salah satu bahasan utama pada Focus Group Discussion tentang Ekosistem Inovasi Industri 4.0 yang diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin di Balai Besar Tekstil Bandung pada Kamis, 24 September 2020.

FGD tersebut dihadiri langsung Kepala BPPI Kemenperin, Doddy Rahadi beserta jajaran dan juga para pimpinan satuan kerja dari balai industri di lingkungan Kemenperin.

Doddy menyampaikan, balai industri yang dimiliki oleh Kemenperin saat ini dianggap sebagai lembaga terdepan dalam menerapkan inisiatif peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Upaya ini akan terus kami kembangkan untuk menyosialisasikan, menciptakan dan testing solusi industri melalui jasa konsultasi, jasa sertifikasi, jasa pelatihan dan jasa pemanfaatan teknologi yang berkelanjutan,” tuturnya saat ditemui di Jakarta, Senin 28 September 2020.

Dalam rangka mewujudkan ekosistem inovasi industri 4.0, lanjut Doddy, pihaknya telah menyusun panduan tentang Learning Factory Industri 4.0 dan assessment Technoware, Infoware, Humanware, dan Organware (THIO) sebagai tools yang digunakan oleh Balai Besar serta Balai Riset dan Standardisasi (Baristand) Industri dalam meningkatkan pelayanan kepada dunia usaha dengan memanfaatkan penerapan teknologi industri 4.0.

Doddy menjelaskan, Learning Factory Industri 4.0 merupakan sebuah platform yang memuat metode penerapan industri 4.0 bagi perusahaan manufaktur di tanah air dengan melibatkan pemerintah sebagai pembuat kebijakan yang senantiasa mendukung kemajuan sektor perindustrian di Indonesia.

“Tingkat keberhasilan Learning Factory Industri 4.0 tidak hanya diukur dari sisi ekonomi, akan tetapi harus diukur juga dari keuntungan intangible, seperti jumlah industri yang menerapkan industri 4.0, jumlah SDM yang up skilling, jumlah teknologi tepat guna, dan jumlah paten yang dihasilkan,” jelasnya.

Baca Sumbar Bisnis lebih update via Google News, Klik Disini.

News

Warga Padang mengaspirasikan pemenuhan kebutuhan dasar yang murah dan gratis. FA-MN unggul dalam jajak pendapat sebagai calon yang dipercaya dapat mewujudkan aspirasi tersebut. FA-MN berkomitmen menggratiskan layanan kesehatan, sejalan dengan latar belakang keluarga pendidikan mereka.

News

Pemanasan politik Pilgub Sumbar semakin memanas dengan munculnya baliho Wagub Audy Joinaldy yang menyatakan kesiapannya sebagai Calon Gubernur Sumbar. Meskipun belum mengantongi SK rekomendasi partai, Audy disebut-sebut akan berpasangan dengan Bupati Dharmasraya Sutan Riska atau mantan Wali Kota Padang Fauzi Bahar.