Tutup
EkonomiPerbankanRegulasi

KHL Ditetapkan, UMP 2026 Mengacu, Jakarta Teratas Biaya

374
×

KHL Ditetapkan, UMP 2026 Mengacu, Jakarta Teratas Biaya

Sebarkan artikel ini
10-provinsi-dengan-biaya-hidup-layak-tertinggi,-jakarta-nomor-satu
10 Provinsi dengan Biaya Hidup Layak Tertinggi, Jakarta Nomor Satu

Jakarta – Kementerian ketenagakerjaan (Kemnaker) telah merilis standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL) terbaru untuk seluruh indonesia. Standar ini akan menjadi acuan utama dalam menentukan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada tahun 2026.

KHL dihitung menggunakan metode internasional yang ditetapkan oleh Organisasi Buruh Internasional (ILO). Metode ini mempertimbangkan berbagai komponen kebutuhan rumah tangga.

“Perhitungan Kebutuhan Hidup Layak kini menggunakan metode berbasis standar ILO, dengan mempertimbangkan komponen utama kebutuhan rumah tangga,” tulis Kemnaker melalui akun Instagram resminya.

DKI Jakarta mencatatkan KHL tertinggi di antara 36 provinsi, yaitu sebesar Rp5.898.511.

Kalimantan Timur menyusul dengan Rp5.735.353 dan Kepulauan Riau Rp5.717.082.

Klaster Papua (Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan) berada di urutan berikutnya dengan KHL Rp5.314.281.

Bali menempati posisi kedelapan dengan Rp5.253.107.

Sementara itu, Papua Barat dan Papua barat Daya berada di peringkat 9 dan 10 dengan KHL Rp5.246.172.

Provinsi dengan KHL terendah adalah Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan Rp3.054.508 dan Sulawesi Barat Rp3.091.442.

Perbedaan KHL antarprovinsi ini mencerminkan disparitas biaya hidup di berbagai daerah.Hal ini tentu akan berpengaruh pada besaran UMP yang ditetapkan.

Pemerintah akan menggunakan formula Inflasi + (Pertumbuhan Ekonomi x Alfa) dengan rentang Alfa 0,5-0,9 untuk menyesuaikan UMP 2026.

pengumuman UMP terbaru dijadwalkan paling lambat 24 Desember 2025.

Berikut daftar lengkap standar KHL per bulan di seluruh provinsi, diurutkan dari yang tertinggi hingga terendah:

  1. DKI Jakarta: Rp5.898.511
  2. Kalimantan Timur: Rp5.735.353
  3. Kepulauan Riau: Rp5.717.082
  4. Papua: Rp5.314.281
  5. Papua Selatan: Rp5.314.281
  6. Papua Tengah: Rp5.314.281
  7. Papua Pegunungan: Rp5.314.281
  8. Bali: Rp5.253.107
  9. Papua barat: Rp5.246.172
  10. Papua Barat Daya: Rp5.246.172
  11. Kalimantan Utara: Rp4.968.935
  12. Kepulauan Bangka Belitung: Rp4.714.805
  13. Daerah Istimewa Yogyakarta: Rp4.604.982
  14. Banten: Rp4.295.985
  15. Kalimantan Tengah: Rp4.279.888
  16. Kalimantan Barat: Rp4.083.420
  17. Sulawesi Selatan: Rp3.670.085
  18. Aceh: Rp3.654.466
  19. Sulawesi Tenggara: Rp3.645.086
  20. Sumatera Barat: Rp4.076.173
  21. Kalimantan Selatan: Rp4.112.552
  22. Riau: Rp4.158.948
  23. Maluku: Rp4.168.498
  24. jawa barat: Rp4.122.871
  25. Jawa Timur: Rp3.575.938
  26. Sumatera Utara: Rp3.599.803
  27. Sulawesi Utara: Rp3.864.224
  28. Bengkulu: Rp3.714.932
  29. Lampung: Rp3.343.494
  30. Jawa Tengah: Rp3.512.997
  31. Sulawesi Tengah: Rp3.546.013
  32. Nusa Tenggara Barat: Rp3.410.833
  33. Gorontalo: Rp3.398.395
  34. Sumatera Selatan: Rp3.299.907
  35. Sulawesi Barat: Rp3.091.442
  36. Nusa Tenggara Timur: Rp3.054.508
Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan, sejumlah emiten dengan arus kas kuat semakin agresif melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan. Deretan Emiten Lakukan Buyback Saham Terbaru, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…