Tutup
EkonomiNewsTransportasi

Lebaran Dongkrak Ekonomi: Pemerintah Pacu Mobilitas, Salurkan Bantuan

238
×

Lebaran Dongkrak Ekonomi: Pemerintah Pacu Mobilitas, Salurkan Bantuan

Sebarkan artikel ini
diskon-tarif-angkutan-lebaran,-jalan-tol-hingga-wfa-bikin-ekonomi-ri-saat-lebaran-menggeliat
Diskon Tarif Angkutan Lebaran, Jalan Tol hingga WFA Bikin Ekonomi RI saat Lebaran Menggeliat

Jakarta – Pemerintah optimistis program-program yang digulirkan akan mendongkrak ekonomi nasional selama Idul Fitri 2026.

Program tersebut meliputi diskon tarif tol dan angkutan lebaran, kebijakan kerja fleksibel (work from anywhere/WFA), serta bantuan sosial.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan hal ini saat open house Idul Fitri di kediamannya,Jakarta,Sabtu (21/3/2026).

“Kita berpuasa 30 hari dan tentunya makna kemenangan ini juga berkaitan dengan ekonomi,” ujar Airlangga.

Pemerintah telah menyiapkan berbagai program untuk mendorong mobilitas dan konsumsi masyarakat.

“Pemerintah membuat banyak program, termasuk diskon, kemudian mendorong mobilitas melalui work from anywhere, dan juga berbagai program termasuk bantuan pangan, bantuan sosial,” jelasnya.

Airlangga berharap momentum Idul Fitri dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama mencapai 5,5 persen.

Sebelumnya, pemerintah telah menggulirkan sejumlah insentif untuk mendorong mobilitas masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026.

Salah satunya adalah pemberian potongan harga pada sektor transportasi dan tarif jalan tol.

Program ini mencakup keringanan biaya perjalanan pada berbagai moda, seperti pesawat udara, kereta api, angkutan laut, hingga transportasi darat.

Tujuannya, mempermudah masyarakat melakukan perjalanan mudik.

pemerintah memberikan diskon tiket kereta api dan angkutan laut masing-masing hingga sekitar 30 persen.

Selain itu,ada pembebasan tarif jasa penyeberangan,serta potongan harga tiket pesawat pada kisaran 17–18 persen.

Total kebutuhan anggaran untuk program insentif transportasi tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp900 miliar.

Anggaran ini bersumber dari APBN maupun dukungan non-APBN.

Selain insentif perjalanan, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan kepada puluhan juta keluarga penerima manfaat.

Bantuan ini sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat selama periode tersebut.

Bantuan tersebut berupa paket kebutuhan pokok, antara lain beras dan minyak goreng.

Paket disalurkan untuk periode dua bulan kepada lebih dari 35 juta keluarga.

Dalam kesempatan yang sama, Airlangga juga menyampaikan ucapan Idul Fitri kepada masyarakat.

Ia juga mengingatkan perlunya kewaspadaan terhadap potensi gejolak global, khususnya terkait harga minyak.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin, dan dalam suasana ini, tentu kita berharap kita bersama-sama menghadapi gejolak krisis minyak ke depan,” tuturnya.

Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir dalam acara tersebut.

Di antaranya Direktur Utama PT Freeport Indonesia Tony Wenas, Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Anindya Novyan Bakrie, dan tokoh industri Ilham Habibie.