Tutup
NewsRegulasiUKM

Lindungi UMKM, Mahyeldi Wajibkan Retail Terima Produk Lokal

1567
×

Lindungi UMKM, Mahyeldi Wajibkan Retail Terima Produk Lokal

Sebarkan artikel ini

Padang – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menegaskan komitmennya untuk melindungi dan memajukan sektor UMKM di Sumbar.

Salah satu langkah strategisnya adalah dengan mewajibkan usaha retail di Sumbar untuk membuka diri dan menerima produk UMKM lokal.

“Ada 600 ribu lebih UMKM di Sumbar yang harus dilindungi,” tegas Mahyeldi saat melakukan sidak makanan dan parcel lebaran bersama BPOM di Transmart Padang, Jumat (5/4).

Kebijakan ini, menurut Mahyeldi, bertujuan untuk memberikan ruang bagi UMKM agar tidak terdominasi oleh produk non-Sumbar. Hal ini sejalan dengan fakta bahwa ekonomi Sumbar bertumpu pada sektor UMKM.

“Ekonomi Sumatera Barat adalah ekonomi UMKM,” ungkap Mahyeldi.

Lebih lanjut, Mahyeldi menegaskan bahwa regulasi akan diberlakukan untuk mewajibkan retail menerima produk UMKM. Jika ada retail yang enggan, izin usahanya tidak akan diberikan.

“Jangan kita jual produk orang (luar) untuk daerah kita, produk kita ini (dijual) kemana?,” tegasnya.

Di sisi lain, Mahyeldi juga menyadari bahwa UMKM perlu meningkatkan standar produknya agar bisa masuk ke retail. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan membantu UMKM dalam hal upgrading dan peningkatan kualitas produk.

“Tugas kita lah (sebagai) pemerintah daerah untuk melakukan upgrading (peningkatan), meningkatkan kualitas dan memenuhi standar-standar yang bisa masuk kepada swalayan ataupun juga retail yang ada,” pungkas Mahyeldi.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjelang paruh kedua tahun 2026. Meski berbagai langkah stabilisasi telah ditempuh oleh Bank Indonesia (BI), sejumlah ekonom menilai penguatan rupiah secara berkelanjutan masih menghadapi tantangan besar dari faktor eksternal maupun domestik. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,20% secara harian ke level Rp…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) memberikan tanggpan atas dampak rencana penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam (SDA). Melalui beleid tersebut, aktivitas ekspor sejumlah komoditas SDA bakal melalui satu pintu. Sekretaris Perusahaan Vale Indonesia, Ranty Astari Rachman mengatakan, pihaknya memahami bahwa pemerintah berencana menerbitkan PP Tata Kelola Ekspor SDA untuk memperkuat tata kelola…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Saham bank berkapitalisasi besar alias big banks selama sepekan lalu masih menjadi saham yang paling banyak dijual asing. Aksi jual asing tersebut membuat pergerakan saham emiten big banks kompak ikut menurun. Diantara saham big banks yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), saham yang turun paling tajam adalah saham…