NewsPeristiwaRegulasi

Mahyeldi Imbau Pengendara Hindari Jalan Lembah Anai yang Sedang Diperbaiki

×

Mahyeldi Imbau Pengendara Hindari Jalan Lembah Anai yang Sedang Diperbaiki

Sebarkan artikel ini

Padang – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menghimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri melewati Jalan Lembah Anai yang saat ini masih dalam tahap perbaikan.

Imbauan ini disampaikannya merespons viralnya video di media sosial yang menunjukkan sejumlah pengendara, terutama sepeda motor, nekat menerobos jalan tersebut.

“Sangat berbahaya bagi pengendara jika nekat melewati Jalan Lembah Anai saat ini,” tegas Mahyeldi di Padang, Minggu (23/6/2024).

Mahyeldi menjelaskan bahwa Jalan Lembah Anai masih dalam proses perbaikan pasca kerusakan akibat banjir bandang beberapa waktu lalu.

Ia pun meminta masyarakat untuk bersabar dan mencari alternatif jalan lain, seperti melalui Malalak. Untuk kendala truk-truk besar via Malalak, pihaknya juga sudah melakukan penguatan.

“Saya sudah meminta Dinas BMCKTR untuk melakukan penguatan di jalan-jalan alternatif tersebut, dan segera menutup lubang jika ada,” imbuhnya.

Gubernur Sumbar ini juga berharap dukungan semua pihak, terutama masyarakat, untuk kelancaran proses perbaikan Jalan Lembah Anai.

“Mudah-mudahan perbaikannya bisa selesai secepatnya, sehingga beban kendaraan tidak hanya tertumpu pada Malalak maupun Sitinjau Laut,” harapnya.

Sebelumnya, viralnya video pengendara yang nekat menerobos Jalan Lembah Anai menuai reaksi netizen. Banyak yang berpendapat bahwa tindakan tersebut membahayakan keselamatan pengendara itu sendiri.

Baca Sumbar Bisnis lebih update via Google News, Klik Disini.

News

Fadly Amran, bakal calon Walikota Padang, paparkan visi misinya di depan GRIB JAYA Sumbar. Ia mendapat dukungan penuh dari organisasi tersebut, termasuk rencana mengatasi tawuran remaja. Kolaborasi ini diharapkan dapat mewujudkan Padang yang lebih baik dan sejahtera.

News

Deklarasi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Mahyeldi-Vasco, ditunda jelang pendaftaran ke KPU. Keputusan ini diambil agar Mahyeldi dan Audy Joinaldy dapat fokus menjalankan roda pemerintahan.