Tutup
NewsPendidikanPolitik

Mahyeldi Rotasi Jabatan, Biro Umum dan Kepala Sekolah Dilantik

297
×

Mahyeldi Rotasi Jabatan, Biro Umum dan Kepala Sekolah Dilantik

Sebarkan artikel ini
gubernur-mahyeldi-lantik-andree-harmadi-algamar-sebagai-kepala-biro-umum-setdaprov-sumbar
Gubernur Mahyeldi Lantik Andree Harmadi Algamar Sebagai Kepala Biro Umum Setdaprov Sumbar

Padang – Gubernur Sumatera Barat,Mahyeldi Ansharullah,resmi melantik Andree Harmadi Algamar sebagai Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar,Kamis (12/2/2026).

Pelantikan ini berlangsung bersamaan dengan pelantikan 65 Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar.

Mahyeldi menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang mengandung tanggung jawab moral dan spiritual.

“Jabatan ini bukan sekadar kepercayaan administratif, tetapi tanggung jawab moral dan spiritual,” ujar Mahyeldi dalam sambutannya di Auditorium Gubernuran.

Ia mengingatkan bahwa setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban, terutama menjelang bulan Ramadan.

Mahyeldi menjelaskan bahwa pengisian jabatan telah melalui mekanisme sesuai sistem merit. Kompetensi, rekam jejak, dan kebutuhan organisasi menjadi pertimbangan utama.

“Birokrasi yang kuat hanya bisa dibangun dengan orang-orang yang tepat pada posisi yang tepat,” tegasnya.Kepada Kepala Biro Umum yang baru, Mahyeldi menekankan peran strategis biro tersebut sebagai tulang punggung kelancaran administrasi dan dukungan teknis pimpinan.

“Jika Biro Umum tertib dan sigap, kerja pimpinan akan lebih efektif. Sebaliknya, jika lamban dan tidak presisi, kebijakan yang baik pun bisa terhambat,” jelasnya.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan. Loyalitas harus seiring dengan kepatuhan terhadap aturan.

“Loyalitas itu penting, tetapi harus berjalan bersama integritas. Jangan ada toleransi terhadap hal-hal yang menyimpang dari aturan,” tegasnya.

Kepada 65 kepala SMA yang dilantik, Mahyeldi menekankan peran sentral sekolah dalam membentuk generasi masa depan. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter.

“Sekolah bukan hanya tempat mentransfer ilmu, tetapi tempat membentuk karakter dan membangun peradaban,” ucapnya.

ia mendorong para kepala sekolah untuk memperkuat literasi dan numerasi, menghadirkan inovasi pembelajaran, serta menanamkan nilai akhlak dan budaya kepada peserta didik.

“Perkuat literasi dan numerasi, dorong inovasi pembelajaran, tetapi jangan pernah meninggalkan pendidikan akhlak,” pesannya.

Di akhir sambutannya, Mahyeldi kembali mengingatkan bahwa setiap jabatan adalah amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja nyata.