Tutup
News

Marak Penipuan AI, Masyarakat Rugi Rp7 Triliun!

227
×

Marak Penipuan AI, Masyarakat Rugi Rp7 Triliun!

Sebarkan artikel ini
top-10-modus-penipuan-finansial-di-indonesia,-nomor-4-paling-banyak-jebak-gen-z
Top 10 Modus Penipuan Finansial di Indonesia, Nomor 4 Paling Banyak Jebak Gen Z

Jakarta – Masyarakat Indonesia merugi hingga Rp 7 triliun akibat penipuan finansial. Otoritas Jasa keuangan (OJK) mencatat, kejahatan siber kini semakin canggih dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI).

Pelaku bahkan berani mencatut nama instansi negara dan pejabat publik untuk menjerat korban.

Indonesia Anti-Scam Center (IASC) mencatat 299.237 pengaduan terkait penipuan. Data ini terhimpun sejak November 2024 hingga 15 Oktober 2025.

Kepala Eksekutif Pengawasan Perilaku Usaha Jasa keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengaku pernah menjadi korban penipuan AI.

“Saya pun pernah mengalami ditelepon teman yang tidak biasa menelpon. Jadi saya sudah tahu itu scam, menggunakan AI, wajahnya sama, dengan ucapan yang sedikit berbeda memang,” kata Friderica di Purwokerto, Sabtu (18/10/2025).

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, juga menjadi korban pencatutan nama. oknum tak bertanggung jawab menggunakan namanya untuk menjual mobil dan meminta uang muka.

“Kalau kemarin itu nama saya, nama Sekda dan namanya Bu Wakil. Dijual. Yang kurang ajar, ada yang pakai nama saya via WA, saya butuh duit mau jual mobil.Dan minta di DP (down payment), ada yang kena Rp5 juta,” ungkap Sadewo.

OJK mencatat sepuluh modus penipuan finansial yang paling banyak terjadi di Indonesia.