Jakarta – Huawei kembali meramaikan pasar smartphone lipat dengan meluncurkan Mate X7 pada 5 Maret 2026.
Ponsel premium ini hadir dengan desain ramping,durabilitas tinggi,dan performa kamera yang diklaim setara dengan smartphone flagship biasa.
Huawei bukan pemain baru di dunia smartphone lipat. Mereka telah meluncurkan berbagai model,mulai dari wide fold,twofold,hingga trifold versi komersial pertama.
Setiap generasi hadir dengan penyempurnaan baru, menegaskan posisi Huawei sebagai pemain utama di segmen foldable premium.
Mate X7 hadir untuk membantah anggapan bahwa foldable tipis identik dengan bodi yang mudah rusak.
Layar dalamnya diklaim 120 persen lebih kuat berkat teknologi 3-layer ultra-tough inner screen. Teknologi ini menjaga stabilitas struktur meski dilipat berulang kali.
Bagian luarnya dilapisi Crystal Armour kunlun Glass yang diklaim 25 kali lebih tahan jatuh dan 16 kali lebih tahan gores dibanding kaca biasa.
Engselnya berbahan 2350 MPa high-strength steel dengan desain lima lengan, dipadukan rangka composite aluminium yang diperkuat 37%.
Hal ini membuat presisi buka-tutupnya terjaga tanpa membuat bodi menjadi berat.
Dengan sertifikasi IP58 dan IP59, Mate X7 tahan terhadap debu, air, bahkan suhu ekstrem hingga 80°C.
Huawei percaya diri menyematkan sistem kamera paling unggul di kelas foldable pada Mate X7.
Ponsel ini mengusung True-to-Color Camera 2.0, yang memiliki peningkatan akurasi warna hingga 43 persen dari generasi sebelumnya.
Hasilnya, reproduksi warna lebih presisi, natural, dan konsisten di berbagai kondisi pencahayaan.
Dari sisi hardware,Mate X7 dibekali sensor utama 50 MP berukuran 1/1.28 inci dengan aperture variabel F1.49–F4.0.
Ukuran sensor yang lebih besar dan bukaan yang fleksibel ini membuat performa low-light-nya diklaim lebih unggul dari iPhone 17 Pro Max dan Samsung Z Fold7.
Kemampuan ini diperkuat dengan Cinematic Ultra Lighting HDR yang memiliki dynamic range hingga 17.5 EV. Detail di area terang dan gelap tetap terjaga.






