Jakarta – Harga emas global belakangan ini mengalami fluktuasi yang menarik perhatian para investor, terutama mereka yang berinvestasi untuk jangka panjang.
Bank Mega Syariah melihat fluktuasi harga emas ini sebagai peluang bagi para nasabahnya.
Menurut Digital Buisness & Product management Division Head Bank Mega Syariah, Benadicto Alvonzo Ferary, fluktuasi harga emas dipengaruhi oleh berbagai faktor.
Faktor-faktor tersebut antara lain kondisi ekonomi global, inflasi, suku bunga, dan ketidakpastian geopolitik.
“Emas tetap menjadi instrumen investasi yang relatif stabil dalam jangka panjang,” ujar Benadicto, Jumat (3/4/2026).
Di tengah dinamika harga emas, Benadicto melihat adanya peluang bagi nasabah untuk menerapkan strategi buy the dip.
Strategi buy the dip adalah membeli emas saat harganya sedang turun sementara.
“Strategi buy the dip dapat mengoptimalkan peluang di tengah volatilitas harga, terutama bagi nasabah dengan tujuan keuangan jangka panjang,” jelasnya.
Bank Mega Syariah menawarkan solusi melalui produk Flexi Gold.
produk ini memudahkan nasabah untuk memiliki emas secara terjangkau.
Flexi Gold adalah pembiayaan kepemilikan emas berbasis prinsip syariah yang memberikan kemudahan investasi terencana dan bertahap.
“Dengan skema yang transparan dan sesuai prinsip syariah, produk ini diharapkan membantu masyarakat mengakses instrumen investasi yang aman dan bernilai jangka panjang,” kata Benadicto.
Flexi Gold menggunakan akad Murabahah dan Rahn, dengan pilihan agunan emas mulai dari 5 gram hingga 100 gram.
Nasabah juga mendapatkan keuntungan tambahan berupa gratis biaya cetak fisik, pengiriman, serta asuransi pengiriman.







