Tutup
PendidikanTeknologi

Pakar Jelaskan Dasar Ilmiah Pembatasan Media Sosial bagi Anak

122
×

Pakar Jelaskan Dasar Ilmiah Pembatasan Media Sosial bagi Anak

Sebarkan artikel ini
alasan-ilmiah-anak-di-bawah-16-tahun-harus-jauh-dari-medsos
Alasan Ilmiah Anak di Bawah 16 Tahun Harus Jauh dari Medsos

Jakarta – Indonesia kini menjadi sorotan dunia setelah resmi memberlakukan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas). Aturan ini secara tegas membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun demi menjamin tumbuh kembang mereka.

Dokter Anak dan Ahli Tumbuh Kembang Pediatri Sosial, bernie Medise Endiyani, menilai kebijakan tersebut sangat relevan secara ilmiah. Menurutnya, pembatasan usia ini berkaitan erat dengan tahapan perkembangan otak anak yang sangat krusial.

“pada usia dua tahun atau seribu hari pertama kehidupan, perkembangan otak anak sudah mencapai hampir 80 persen dari otak dewasa. Apa yang kita berikan di awal perkembangan ini menjadi sangat krusial,” ujar Bernie di Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Ketua Bidang Hubungan Masyarakat dan Kesejahteraan Anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ini menjelaskan, pada usia dini, anak seharusnya belajar berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan mengenal keluarga.

Namun, ia menyayangkan aktivitas penting tersebut kini sering tergantikan oleh stimulasi satu arah dari perangkat elektronik. Hal ini dinilai dapat menghambat kemampuan sosial dan kognitif anak jika tidak dikendalikan dengan baik.