Tutup
News

Payakumbuh Gelar Festival Puisi, Dunia Jadi Inspirasi

285
×

Payakumbuh Gelar Festival Puisi, Dunia Jadi Inspirasi

Sebarkan artikel ini
payakumbuh-poetry-festival-kembali-hadir.-usung-tema-‘antar-dunia-dalam-puisi’
Payakumbuh Poetry Festival Kembali Hadir. Usung Tema ‘Antar Dunia Dalam Puisi’

Payakumbuh – Payakumbuh Poetry Festival (PPF) akan kembali hadir tahun depan. Festival yang memasuki tahun keenam ini mengusung tema “Antar Dunia dalam puisi”.

PPF 2025 dijadwalkan berlangsung pada 27-29 November. Beragam program menarik telah disiapkan, termasuk sayembara manuskrip puisi, workshop, diskusi, serta pertunjukan puisi bunyi dan visual.

Direktur PPF, Roby Satria menjelaskan, tema “Antar Dunia dalam Puisi” mengajak semua pihak untuk merayakan puisi sebagai ruang pertemuan seni dan budaya.

“Puisi tidak hanya hadir sebagai teks, tetapi juga bisa menjelma menjadi suara, gambar, gerak, atau pertunjukan,” ujarnya.

Salah satu program PPF 2025, sayembara manuskrip puisi yang berkolaborasi dengan Manajemen Talenta Nasional Bidang Sastra, telah menyelesaikan tahap penjurian.Dewan juri yang terdiri dari Gust tf, Inggit Putria Marga, dan Raudal Tanjung Banua telah memilih 5 Manuskrip Terbaik dan 5 Manuskrip Terpilih dari berbagai wilayah di Indonesia.

Lima Manuskrip Terbaik diraih oleh Adriansyah Subekti (Banyumas), Polanco Surya Achri (Yogyakarta), Badrul Munir Chair (Grobogan), Dandri Hendika (Solok Selatan), dan Arif Purnama Putra (Padang).

Sementara itu, Andreas Mazland (Riau), Galeh Pramudita Arianto (Tangerang Selatan), Mohammad Habibi (Sumenep), Wawan Kurniawan (Soppeng), dan Bima Yusra (Lampung) berhasil meraih 5 Manuskrip Terpilih.

Roby menambahkan, para penyair terpilih akan mendapatkan fasilitas mentoring dari 5 sastrawan Indonesia. Mereka juga akan berbagi pengalaman dengan siswa-siswa di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

PPF merupakan festival sastra yang fokus pada khazanah puisi Indonesia. Festival ini tidak hanya menampilkan puisi sebagai produk sastra, tetapi juga sebagai bahan untuk diadaptasi ke medium seni lainnya.

Festival ini didukung oleh Kementerian Kebudayaan. “Kami berharap PPF dapat hadir sebagai medium transformasi puisi kepada khalayak ramai,” pungkas Roby.