Kayutanam – Viral di media sosial karena menjadi kuli batu demi menghidupi tiga anaknya, Yulidawati, seorang ibu di Padang pariaman, langsung mendapat bantuan dari pemerintah daerah.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Padang Pariaman, Nita Christanti Azis, mengunjungi langsung kediaman Yulidawati di Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2 x 11 Kayutanam, Minggu (12/10).
Kunjungan ini membuat yulidawati terkejut dan terharu. Ia tak menyangka akan dikunjungi langsung oleh istri Bupati.”Terima kasih,bu,” ucap Yulidawati sambil menyalami Nita.
Nita, didampingi sejumlah pejabat OPD, mendengarkan kisah perjuangan Yulidawati. Dengan mata berkaca-kaca,Yulidawati menceritakan bagaimana ia bekerja sebagai kuli batu di bantaran Sungai Batang Anai bersama ketiga anaknya sejak suaminya terjerat hukum.
Mendengar kisah tersebut, Nita menyampaikan rasa empati dan keprihatinan mendalam. Pemerintah daerah akan mengambil langkah nyata untuk membantu dan memberdayakan keluarga Yulidawati.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk melakukan asesmen lengkap terhadap kebutuhan ekonomi dan pendidikan anak-anak Ibu Yulidawati,” ujar Nita.
Pemerintah daerah akan membantu Yulidawati melalui program pemberdayaan ekonomi dan kewirausahaan agar lebih mandiri.
Nita juga meminta pendamping PKH setempat memperbarui data Yulidawati pada sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar keluarga ini dapat memperoleh bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH).
Dinas Sosial Kabupaten Padang Pariaman memastikan telah melakukan penilaian lapangan dan berkomitmen memberikan pendampingan lanjutan, termasuk membuka peluang usaha produktif bagi Yulidawati.
Yulidawati menyampaikan rasa terima kasih dan syukurnya atas perhatian Pemerintah Daerah Padang Pariaman, TP-PKK, dan masyarakat luas.
“Saya sangat bersyukur atas perhatian Ibu Nita dan Pemerintah Daerah. terima kasih juga kepada masyarakat dan semua orang yang peduli serta telah membantu kami,” ungkapnya.







