Tutup
KonsumenNewsRegulasi

Pemko Padang Gencar Operasi Pasar Atasi Inflasi

733
×

Pemko Padang Gencar Operasi Pasar Atasi Inflasi

Sebarkan artikel ini
antisipasi-harga-beras-naik,-pemko-padang-panjang-siapkan-beras-sphp
Antisipasi Harga Beras Naik, Pemko Padang Panjang Siapkan Beras SPHP

Padang – Untuk mengatasi inflasi yang masih tinggi di Sumatera Barat dan Kota Padang, Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus menggencarkan operasi pasar dan pasar murah.

Salah satu kegiatannya digelar di depan Kantor Lurah Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat, Kamis (11/7/2024).

Pj Wali Kota Padang Andree Algamar menyatakan, menekan inflasi merupakan prioritas pemerintah daerah guna menjaga daya beli masyarakat.

“Inflasi Kota Padang saat ini mencapai 3,45% YoY, terendah di Sumatera Barat. Namun, kami terus berupaya menurunkannya melalui berbagai cara, termasuk Pasar Murah,” kata Andree.

Ia menambahkan, Pemko Padang bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Padang dan pihak swasta dalam penyelenggaraan pasar murah.

“Kami berupaya maksimal mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat. Kami menjalin kerja sama dengan pemasok komoditas dan melakukan intervensi pasar melalui operasi pasar dan pasar murah,” jelas Andree.

Pasar Murah akan digelar di beberapa titik di Kota Padang. Pemko Padang menggandeng pihak terkait untuk menyediakan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi warga.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terkoreksi setelah mencatat penguatan selama lima hari berturut-turut. Meski sempat dibuka di zona hijau, tekanan jual membuat IHSG berbalik arah dan ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (15/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG turun 0,68% atau terkoreksi 52,36 poin ke level 7.623,58. Baca Juga: Reli IHSG Terhenti SumbarSumbarbisnis.com Sell Asing…