Tutup
NewsRegulasi

Pemko Padang Genjot Kualitas Data Statistik

802
×

Pemko Padang Genjot Kualitas Data Statistik

Sebarkan artikel ini
wujudkan-satu-data,-pemko-padang-siapkan-data-statistik-sektoral
Wujudkan Satu Data, Pemko Padang Siapkan Data Statistik Sektoral

Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang mempersiapkan data statistik sektoral yang terintegrasi dan akurat untuk mewujudkan satu data Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang Andree H Algamar saat Sosialisasi dan Pelatihan Pengajuan Rekomendasi Statistik, Pengusulan Standar Data Statistik dan Penyusunan Metadata Statistik Sektoral Kota Padang, Kamis (25/1/2024).

Andree mengatakan, data statistik sektoral berfungsi untuk mengetahui kecenderungan atau trend yang akan terjadi pada masa datang. Data tersebut juga dapat digunakan untuk mempermudah menentukan prioritas, dan acuan dalam evaluasi kegiatan.

“Pengaturan satu data Indonesia dimaksudkan untuk mengatur penyelenggaraan, mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan, serta mendorong keterbukaan dan transparansi data,” ujar Andree.

Dalam acara yang juga dihadiri Kepala BPS Kota Padang Alfianto itu seluruh perwakilan OPD di lingkungan Pemko Padang diharapkan agar mampu menyajikan data sektoral secara terintegrasi.

“Ke depan data ini dapat dipertanggungjawabkan, valid, dan dapat mengurangi kesalahan dalam perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi untuk perbaikan di masa datang,” sebut Andree.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terkoreksi setelah mencatat penguatan selama lima hari berturut-turut. Meski sempat dibuka di zona hijau, tekanan jual membuat IHSG berbalik arah dan ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (15/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG turun 0,68% atau terkoreksi 52,36 poin ke level 7.623,58. Baca Juga: Reli IHSG Terhenti SumbarSumbarbisnis.com Sell Asing…