Tutup
Regulasi

Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas Tahun Ini

95
×

Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas Tahun Ini

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) berhasil mencatatkan kinerja produksi minyak dan gas bumi (migas) yang melampaui target selama triwulan pertama 2026. Capaian positif ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendukung target swasembada energi nasional.

Sepanjang periode Januari hingga Maret 2026, realisasi produksi minyak PHI mencapai lebih dari 120 persen dari target yang ditetapkan. Sementara itu, produksi gas juga mencatatkan hasil menggembirakan dengan realisasi mencapai 104 persen dari target.

Senior Manager Relations PHI, Handri Ramdhani, merinci bahwa produksi minyak perusahaan pada periode Januari-Februari 2026 menembus angka 60.300 barel per hari (bph). Angka ini melampaui target yang dipatok sebesar 49.400 bph atau sekitar 122 persen.

Di sektor gas, perusahaan berhasil mencatatkan realisasi produksi sebesar 606.000 MSCFD, melebihi target sebesar 583.000 MSCFD atau mencapai 104 persen. Kontribusi terbesar dalam pencapaian tersebut berasal dari PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), salah satu anak usaha PHI yang mengelola Blok Mahakam di Kalimantan Timur.

Capaian gemilang ini diraih PHI bersama sejumlah anak perusahaannya yang mengelola operasional hulu migas di wilayah Kalimantan. Selain PHM, kinerja tersebut didukung oleh PT Pertamina Hulu Sanga Sanga dan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur, serta pengelolaan aset PT Pertamina EP dan PHE di wilayah operasional tersebut.

Handri menegaskan bahwa keberhasilan ini mencerminkan tren positif kinerja sektor hulu migas nasional. Menurutnya, seluruh upaya yang dilakukan perusahaan saat ini selaras dengan langkah strategis industri hulu migas dalam menyukseskan target swasembada energi yang dicanangkan pemerintah.

Regulasi

Jakarta, IDN Times – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan ini periode 20—24 April 2026 anjlok. Di tengah koreksi IHSG, 10 saham tercatat menguat dan melemah signifikan. Dikutip dari data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham dengan kenaikan tertinggi adalah PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) yang melonjak 94 persen. Sementara sa…