Bukittinggi – Ratusan siswa baru SMAN 1 Bukittinggi menerima edukasi mendalam mengenai bahaya gim daring dan judi online pada Kamis (16/7/2026).
Penyuluhan ini menjadi bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 yang dipusatkan di aula sekolah.
Kasat Binmas Polresta Bukittinggi, AKP Gusnawar, hadir sebagai narasumber utama untuk mengimbau para pelajar agar lebih disiplin dalam memanfaatkan teknologi digital.
Menurutnya, ketergantungan pada gim daring berpotensi merusak kesehatan fisik, mengganggu stabilitas psikologis, serta menurunkan prestasi akademik siswa.
Gusnawar berpesan kepada para siswa agar selalu bijak dalam menggunakan gawai supaya tidak mengabaikan tanggung jawab belajar maupun kehidupan sehari-hari.
Selain gim, kepolisian juga memberikan peringatan keras terkait ancaman judi online yang kini semakin membayangi kalangan remaja.
Gusnawar menegaskan bahwa judi daring merupakan pelanggaran hukum yang sangat berisiko menyebabkan kerugian finansial hingga memicu perilaku kriminal.
Aparat kepolisian mendorong para siswa untuk mengalihkan energi mereka ke berbagai kegiatan bermanfaat, seperti berolahraga atau aktif dalam organisasi sekolah.
Interaksi dua arah dalam forum tersebut berlangsung dinamis, dengan fokus pembahasan pada tata cara penggunaan media digital yang aman dan sehat.
Upaya pencegahan ini diharapkan mampu menjaga kondusivitas lingkungan sekolah sekaligus membentuk karakter siswa yang berkualitas dan berprestasi.






