Tutup
NewsTransportasi

PT KAI Divre II Operasikan 28 Perjalanan di Posko Nataru

274
×

PT KAI Divre II Operasikan 28 Perjalanan di Posko Nataru

Sebarkan artikel ini
apel-pasukan-posko-nataru,-tri-setyawan:-pt-kai-divre-ii-sumbar-siapkan-28-perjalanan-per-hari
Apel Pasukan Posko Nataru, Tri Setyawan: PT KAI Divre II Sumbar Siapkan 28 Perjalanan per Hari

Padang – Kepala Divisi Regional II Sumbar PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), Muh. Tri Setyawan, memimpin apel pasukan menghadapi liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di halaman gerbang keberangkatan Stasiun Simpang Haru, kamis (18/12/2025).

Tri Setyawan mengatakan PT KAI Grup menetapkan masa angkutan Nataru mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.Per hari disiapkan 28 perjalanan,yakni 12 perjalanan Minangkabau Ekspres,6 perjalanan dari Stasiun Kayutanam ke BIM,dan 10 perjalanan Pariaman ekspress dari Stasiun Padang ke Narasumber,pariaman.

“Dari 28 perjalanan itu, kita siapkan 164 ribu tempat duduk,” kata Tri.

Kesiapan Divre II Sumbar didukung kinerja positif sepanjang Januari–November 2025. Pada periode tersebut KAI Divre II Sumbar melayani 1.673.399 pelanggan,tumbuh 9,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebanyak 1.531.195 pelanggan.

“Capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi publik yang andal dan terintegrasi,” ujar Tri Setyawan.

Dalam amanat Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, yang dibacakan Tri, masa Posko angkutan Natal dan Tahun Baru disebut sebagai periode krusial yang menuntut kesiapan penuh seluruh insan KAI. Bobby menekankan pentingnya kerja sama lintas fungsi, kedisiplinan operasional, dan ketepatan pengambilan keputusan untuk menjaga keselamatan, kelancaran perjalanan, serta keamanan pengguna jasa kereta api.

Tri menegaskan keselamatan, keandalan operasional, dan kualitas pelayanan menjadi fokus utama selama angkutan Nataru 2025/2026 agar perjalanan masyarakat berlangsung aman dan terkendali.

Terkait kondisi jalur rel, Tri menyatakan semua rute aman dilalui, termasuk sejumlah jembatan. Ia menambahkan petugas melakukan pengecekan perlintasan setiap hari dan bila ditemukan masalah di jalur rel atau potensi gangguan lainnya langsung diatasi pada hari yang sama.

Kepala Humas KAI divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan kesiapan operasional diperkuat melalui ramp check bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian perhubungan di seluruh wilayah kerja, inspeksi Standar Pelayanan Minimum pada sarana dan stasiun, serta pemeriksaan prasarana jalan rel. Pemeriksaan lintas juga dilaksanakan pada 17 Desember 2025 untuk memastikan kesiapan operasional secara menyeluruh.

Selama masa Posko Nataru, KAI Divre II Sumbar menyiagakan 13 lokomotif, 26 kereta, dan 2 kereta penolong di titik strategis. Kesiapan ini didukung 433 tenaga PJL Prasarana Ekstra untuk memastikan layanan berjalan lancar dari awal hingga akhir perjalanan pelanggan.

di beberapa titik rawan juga disiapkan alat Material untuk Siaga (AMUS), perlengkapan darurat untuk penanganan cepat jika terjadi gangguan operasional seperti banjir, longsor, atau kerusakan rel. Posko Nataru juga dioperasikan oleh para pekerja KAI di beberapa stasiun wilayah operasional Divre II Sumbar.

“KAI juga menghadirkan layanan pendukung selama masa Nataru, termasuk aktivitas ramah anak, merchandise tematik, serta pengoperasian stasiun dan kereta bertema Natal dan Tahun Baru untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan pelanggan serta berbagai macam kesiapan lainnya,” kata reza.

Melalui kesiapan operasional, penguatan prasarana, dan dukungan sumber daya yang terkoordinasi, KAI berkomitmen menjaga kelancaran Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Posko Nataru menjadi pusat kendali untuk memastikan setiap perjalanan berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

“Penumpang kereta api di Sumbar lebih dominan masyarakat berwisata,karena itu saat long weekend jumlah penumpang bisa mencapai 7 ribu penumpang per hari,” pungkasnya.