Tutup
NewsRegulasi

RPJP Sumbar 2025-2045, HM Nurnas Tekankan Kolaborasi antar Daerah

791
×

RPJP Sumbar 2025-2045, HM Nurnas Tekankan Kolaborasi antar Daerah

Sebarkan artikel ini

Padang – Koordinasi dengan pemerintah pusat menunjukkan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJP) Sumatera Barat memiliki kesamaan dengan Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) di masa lalu.

“RPJP menetapkan 6 visi, 8 misi, 17 kebijakan, dan 45 indikator,” ujar Anggota DPRD Sumbar HM Murnas, Sabtu (6/7/2024).

Dari 45 indikator tersebut, 36 ditetapkan oleh pemerintah pusat dan 9 merupakan kearifan lokal. Dua indikator utama yang menjadi fokus adalah peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan pengurangan kemiskinan.

“Mencapai visi Sumatera Barat menuju Indonesia Emas 2045 menjadi tantangan karena banyak kendala, seperti sulitnya mencari investor akibat persoalan tanah dan perizinan,” jelas Murnas.

Selain itu, kucuran dana pusat yang minim juga menjadi penghambat. Murnas menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara provinsi, kota, dan kabupaten untuk mewujudkan RPJP.

“Tidak boleh ada ego sektoral. Semua elemen harus memiliki visi yang sama untuk mencapai Indonesia Emas,” tegas Murnas.

RPJP tersebut harus selesai dibahas sebelum Pilkada 2024. “Jika tidak dibahas, Pilkada di Sumbar tidak akan bisa digelar. Ini akan menjadikan Sumatera Barat sebagai satu-satunya daerah yang tidak mengikuti Pilkada serentak,” imbuh Murnas.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) memberikan tanggpan atas dampak rencana penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam (SDA). Melalui beleid tersebut, aktivitas ekspor sejumlah komoditas SDA bakal melalui satu pintu. Sekretaris Perusahaan Vale Indonesia, Ranty Astari Rachman mengatakan, pihaknya memahami bahwa pemerintah berencana menerbitkan PP Tata Kelola Ekspor SDA untuk memperkuat tata kelola…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Saham bank berkapitalisasi besar alias big banks selama sepekan lalu masih menjadi saham yang paling banyak dijual asing. Aksi jual asing tersebut membuat pergerakan saham emiten big banks kompak ikut menurun. Diantara saham big banks yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), saham yang turun paling tajam adalah saham…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) akan berganti kepemilikan. Perusahaan yang bergerak di bidang industries barang dari plastik untuk pengemasan ini menjelaskan, rencana tersebut setelah pihaknya mengetahui bahwa pemegang saham pengendali lama telah menandatangani perjanjian untuk menjual seluruh sahamnya. “Kami sampaikan bahwa pada hari Senin, 25 Mei 2026, telah dilakukan penandatanganan Pengikatan Jual Beli…