Tutup
EkonomiNews

Sarjana Berjuang, Pasar Kerja Ubah Arah, Keterampilan Mendominasi

176
×

Sarjana Berjuang, Pasar Kerja Ubah Arah, Keterampilan Mendominasi

Sebarkan artikel ini
angka-pengangguran-sarjana-vs-non-sarjana-imbang,-tanda-gelar-tak-lagi-sakti?
Angka Pengangguran Sarjana vs Non-Sarjana Imbang, Tanda Gelar Tak Lagi Sakti?

Jakarta – Kabar mengejutkan datang bagi para lulusan sarjana pria dari Generasi Z (Gen Z). Data terbaru menunjukkan, mereka kini menghadapi tingkat pengangguran yang setara dengan mereka yang tidak mengenyam pendidikan tinggi.

Kondisi ini menjadi sinyal kuat bahwa nilai pendidikan tinggi dalam meningkatkan peluang kerja, terutama untuk pekerjaan entry-level, mulai memudar.

Data dari Federal Reserve menunjukkan tingkat pengangguran lulusan baru mencapai 5,6 persen. Angka ini memang lebih rendah dari tingkat pengangguran 7,8 persen untuk seluruh pekerja muda usia 22-27 tahun, namun tren kenaikan tetap menjadi perhatian.

Analisis data Current Population survey oleh Financial Times bahkan menunjukkan hal yang lebih mengejutkan. Pria muda lulusan kuliah kini memiliki tingkat pengangguran yang hampir sama dengan pria yang tidak pernah kuliah.

Sebagai perbandingan, sekitar tahun 2010, tingkat pengangguran pria tanpa gelar mencapai lebih dari 15 persen, sementara lulusan perguruan tinggi berada di kisaran 7 persen.Perbedaan signifikan ini kini nyaris menghilang.

Fenomena ini mengindikasikan bahwa keuntungan yang dulu dijanjikan oleh pendidikan tinggi dalam dunia kerja kini semakin menipis. Perusahaan juga mulai mengurangi persyaratan gelar untuk posisi entry-level,dan lebih fokus pada keterampilan praktis.

Namun, tren ini tidak berlaku sama untuk perempuan. Tingkat pengangguran perempuan lulusan perguruan tinggi berada di kisaran 4 persen, lebih rendah dibandingkan pria yang mencapai sekitar 7 persen.

Pertumbuhan pesat di sektor kesehatan menjadi salah satu faktor pendorongnya, yang banyak diminati oleh perempuan. Dalam satu dekade ke depan, sektor ini diproyeksikan membuka sekitar 1,9 juta lapangan kerja setiap tahunnya menurut Bureau of Labor Statistics.

“Layanan kesehatan adalah industri yang klasik tahan resesi karena perawatan medis selalu dibutuhkan,” ujar Priya Rathod,pakar karier di Indeed,seperti dikutip dari Fortune,Jumat,3 April 2026.

Selain itu, terdapat perbedaan sikap antara pria dan perempuan dalam menerima pekerjaan. “Perempuan cenderung lebih fleksibel dalam menerima tawaran pekerjaan, bahkan jika tidak sepenuhnya sesuai dengan tujuan karier mereka atau bersifat paruh waktu atau mereka terlalu berkualifikasi untuk itu,” kata Lewis Maleh, CEO Bentley Lewis.

“Pria, di sisi lain, sering menunggu peran yang lebih sesuai dengan jalur karier ideal mereka atau menawarkan kompensasi dan status yang mereka anggap memadai.”