Tutup
EkonomiNews

Sawit Picu Banjir? Eks Mentan Desak Tata Kelola Berbasis Data

161
×

Sawit Picu Banjir? Eks Mentan Desak Tata Kelola Berbasis Data

Sebarkan artikel ini
banjir-dan-longsor-jadi-alarm,-mantan-mentan-sebut-3-poin-penting-yang-perlu-diperhatikan
Banjir dan Longsor Jadi Alarm, Mantan Mentan Sebut 3 Poin Penting yang Perlu Diperhatikan

Jakarta – Isu banjir bandang dan longsor kembali menghantui,perkebunan kelapa sawit kembali menjadi sorotan.

Mantan Menteri Pertanian (Mentan) Bungaran Saragih menilai, menyalahkan sawit bukan solusi sederhana. Bencana alam, kata dia, menyangkut keselamatan manusia, ekonomi, dan ekosistem.

“Menyederhanakan masalah banjir hanya menjadi ‘sawit atau bukan sawit’, kita berisiko kehilangan akar masalah,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (22/12/2025).

Bungaran mengakui, frekuensi banjir bandang dan longsor meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Dampaknya besar, mulai dari korban jiwa, materi, hingga reputasi industri sawit yang dipertanyakan.Padahal, sawit adalah tulang punggung ekonomi nasional.

Jutaan tenaga kerja bergantung pada sektor ini, ekonomi pedesaan bergerak, dan devisa negara ditopang ekspornya.

Dewan pembina Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI) ini menyebut,tantangan sesungguhnya bukan memilih antara sawit atau bukan,tapi bagaimana sawit dikelola dengan benar.

Pengelolaan harus berbasis data, ilmu pengetahuan, dan berorientasi jangka panjang, agar risiko bencana dapat diminimalkan.Bungaran menyebutkan, ada tiga titik krusial yang perlu dibahas.

Pertama, soal data. Hubungan antara banjir bandang dan sawit sering terjebak dalam saling menyalahkan.

Menurutnya, yang dibutuhkan adalah data spasial dan hidrologis yang kuat, analisis ilmiah independen, serta pemetaan risiko yang terpercaya.

Tanpa data yang terbuka dan dapat diakses bersama, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat akan terus berjalan dengan asumsi masing-masing.

Kedua, soal tata kelola lahan dan perubahan penggunaan lahan. Risiko banjir tidak hanya ditentukan oleh ada atau tidaknya kebun sawit.