Tutup
NewsPariwisata

Padang Percepat Langkah Menuju Kota Gastronomi UNESCO

70
×

Padang Percepat Langkah Menuju Kota Gastronomi UNESCO

Sebarkan artikel ini
pemko-padang-percepat-persiapan-jadi-kota-gastronomi-unesco,-fokus-kuliner-lokal
Pemko Padang Percepat Persiapan Jadi Kota Gastronomi UNESCO, Fokus Kuliner Lokal

Jakarta – Pemerintah Kota Padang semakin agresif mendorong kuliner menjadi penggerak utama pariwisata dan ekonomi kreatif daerah. Langkah itu mengemuka dalam audiensi Wali Kota Padang Fadly Amran dengan Menteri Ekonomi Kreatif RI teuku Riefky Harsya di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut Adendum Berita Acara Penilaian Mandiri kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I). Melalui pembaruan itu, Padang resmi mengalihkan fokus pengembangan dari subsektor seni pertunjukan ke subsektor kuliner.

Pemerintah kota menyiapkan target yang lebih tinggi: mengantarkan Padang ke panggung internasional sebagai wakil Indonesia dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN) kategori City of Gastronomy pada 2027. Untuk itu, Pemko mulai menyusun strategi lintas sektor agar setiap tahapan persiapan berjalan lebih sistematis.

Fadly menilai kekuatan kuliner Padang tidak berhenti pada reputasi rasa yang sudah dikenal luas. Ia menegaskan, sektor ini juga memiliki daya dorong besar terhadap ekonomi masyarakat.

“Kuliner kita bukan cuma soal rasa, tetapi juga lokomotif ekonomi kerakyatan. Oleh karena itu, kita harus melakukan persiapan matang dan aksi nyata agar Padang siap menjadi City of Gastronomy UNESCO di tahun 2027,” ujar Fadly.

Penguatan agenda tersebut turut melibatkan pendekatan pentahelix, mulai dari pemerintah, pakar, hingga komunitas. Dalam audiensi itu hadir Dewan Pakar Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Haris Satria dan Ramani yang mewakili komunitas kuliner lokal.

Dukungan politik juga terlihat dari kehadiran sejumlah legislator dalam rombongan. Mereka adalah Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Nanda Satria, Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Barat Doni Harsiva Yandra, serta Anggota DPRD Kota padang Argi Putra Finalo.

Kehadiran para wakil rakyat itu menandai kesiapan parlemen untuk ikut menopang dari sisi regulasi dan penganggaran. Pemerintah kota menilai dukungan tersebut krusial agar langkah menuju kota gastronomi dunia tidak hanya berhenti sebagai rencana.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza menyebut kolaborasi dengan pelaku usaha kuliner menjadi ujung tombak pengembangan. Ia menegaskan seluruh unsur kini bergerak bersama,dari perencanaan hingga pelaksanaan program.

“Kami di dinas pariwisata bersama teman-teman dari komunitas kuliner dan dewan pakar siap mengawal proses ini dari hulu ke hilir. Dukungan penuh dari kementerian serta jajaran legislatif pada hari ini menjadi dorongan moral dan teknis yang sangat besar bagi kelancaran program kami di daerah,” kata Yenni.