Tutup
NewsPeristiwaRegulasi

Sikapi Kemacetan Jalur Alternatif Sumbar, Ini Langkah Mahyeldi

549
×

Sikapi Kemacetan Jalur Alternatif Sumbar, Ini Langkah Mahyeldi

Sebarkan artikel ini

Padang – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi mengambil langkah sigap untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di jalur alternatif, terutama via Malalak dan Sitinjau Laut.

“Saya sudah instruksikan jajaran terkait untuk siaga 24 jam memantau perkembangan di jalur alternatif,” ujar Mahyeldi saat berkoordinasi via telepon dengan Dinas Perhubungan, BMCKTR, dan Asisten Pemprov Sumbar, Selasa (25/6/2024).

Mahyeldi menekankan pentingnya koordinasi intensif dengan pemerintah kabupaten dan kota setempat untuk melakukan langkah-langkah antisipasi kemacetan.

Kemacetan di dua jalur alternatif ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya pemeliharaan jalan.

“Oleh karena itu, saya minta petugas agar ekstra mengawasi arus kendaraan,” tegas Mahyeldi.

Gubernur juga menginstruksikan Dishub dan BMCKTR untuk berkoordinasi dalam membuat aturan pembatasan jenis kendaraan di jalur alternatif.

“Koordinasikan seperti apa aturannya, apakah diberlakukan jam-jam tertentu. Tronton hanya boleh di Sitinjau Laut, mohon disiapkan aturan dan himbauannya,” jelas Mahyeldi.

Mahyeldi mengimbau kendaraan pengangkut bahan pangan, terutama truk besar, untuk mempertimbangkan penggunaan kendaraan yang lebih kecil atau bukan tronton.

“Kendaraan pengangkut pangan, coba diganti dengan yang lebih kecil. Tapi jangan sampai naik harga barang karena kendaraan pengangkutnya dialihkan,” pesannya.

Mahyeldi menegaskan komitmennya untuk terus memantau situasi di jalur alternatif, terutama Malalak dan Sitinjau Laut.

“Kita pantau terus, bagaimana langkahnya, bagaimana antisipasinya, harus saling koordinasi,” pungkasnya.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan, sejumlah emiten dengan arus kas kuat semakin agresif melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan. Deretan Emiten Lakukan Buyback Saham Terbaru, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…