Tutup
EkonomiEnergiNews

Starmer Soroti Dampak Kebijakan Trump dan Putin terhadap Energi

187
×

Starmer Soroti Dampak Kebijakan Trump dan Putin terhadap Energi

Sebarkan artikel ini
harga-energi-kian-mahal,-pm-inggris:-saya-muak-dengan-trump-dan-putin
Harga Energi Kian Mahal, PM Inggris: Saya Muak dengan Trump dan Putin

Jakarta – Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, melontarkan kritik keras terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Starmer menyoroti dampak kebijakan kedua pemimpin tersebut yang memicu krisis energi global akibat eskalasi konflik yang melibatkan AS dan Iran.

Krisis energi ini dipicu oleh penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Jalur tersebut merupakan rute distribusi vital bagi sekitar 20 persen pasokan minyak dunia. Terganggunya lalu lintas di selat tersebut menyebabkan pasokan minyak terbatas, sementara permintaan tetap tinggi, sehingga memicu lonjakan harga minyak dunia.

Dampak dari situasi ini mulai dirasakan secara luas. Filipina dan Australia dilaporkan berada di ambang krisis energi. Sementara itu, Indonesia mulai mengambil langkah antisipasi dengan menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi ASN, pegawai BUMN, dan BUMD. Sektor swasta pun diharapkan turut mengikuti langkah penghematan energi tersebut.

Starmer mengaku frustrasi dengan kondisi yang terjadi. Ia merasa muak melihat tagihan energi masyarakat Inggris dan dunia usaha yang terus berfluktuasi akibat manuver politik Trump dan Putin.

“saya muak dengan kenyataan bahwa keluarga di seluruh negeri melihat tagihan energi mereka naik turun, begitu juga dengan dunia usaha karena tindakan Putin atau Trump di seluruh dunia,” ujar starmer dalam wawancara di podcast Talking Politics, Kamis (9/4/2026).

Lonjakan harga energi ini terjadi di tengah gejolak harga minyak dunia akibat konflik geopolitik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran. Meski sempat muncul kesepakatan gencatan senjata, situasi di lapangan masih belum stabil dan terus memberikan tekanan pada ekonomi global.

Jakarta – Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, melontarkan kritik keras terhadap Presiden amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Starmer menyoroti dampak kebijakan kedua pemimpin tersebut yang memicu krisis energi global akibat konflik yang melibatkan AS dan Iran.

Krisis energi ini dipicu oleh penutupan Selat