Tutup
NewsRegulasi

Tekan Kenaikan Harga, 1,3 Juta Ton Beras SPHP Digelontorkan Pemerintah

335
×

Tekan Kenaikan Harga, 1,3 Juta Ton Beras SPHP Digelontorkan Pemerintah

Sebarkan artikel ini
tekan-kenaikan-harga,-1,3-juta-ton-beras-sphp-digelontorkan-pemerintah
Tekan Kenaikan Harga, 1,3 Juta Ton Beras SPHP Digelontorkan Pemerintah

Jakarta – Pemerintah pusat mengambil langkah konkret untuk meredam gejolak harga beras di pasaran.

Sebanyak 1,3 juta ton beras digelontorkan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebagai respons cepat terhadap kenaikan harga beras yang terjadi belakangan ini.

Menteri pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menjelaskan bahwa penyaluran beras SPHP akan dilakukan secara bertahap dan merata di seluruh pelosok Indonesia.

Kebijakan ini, menurutnya, adalah bukti nyata kehadiran negara dalam memastikan ketersediaan pangan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Hasil Rakortas adalah yang pertama kita melepas 360 ribu ton untuk bantuan sosial. Yang kedua adalah kita lepas SPHP 1,3 juta ton.Seluruh Indonesia bergerak bersama-sama. Kami yakin 1-2 minggu harga beras dapat turun,” ujar Mentan Amran saat peluncuran ‘Gerakan Pangan Murah Beras SPHP’ di jakarta, Jumat (18/7/2025).

Amran mengungkapkan bahwa gerakan pangan murah ini akan menjangkau 5.302 titik distribusi di seluruh Indonesia.

Pemerintah menggandeng sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pangan terkemuka, seperti Bulog, PT Pos Indonesia, ID Food, PTPN, dan Pupuk Indonesia holding Company (PIHC), untuk mempercepat dan memaksimalkan penyaluran beras SPHP.

“Terima kasih kepada BUMN Pangan, ada di Dirut PTPN, ada Dirut Bulog, ID Food, PIHC, dan PT Pos sebagai terdepan menggerakkan SPHP. Kami berharap ini bisa digerakkan di seluruh Indonesia. Agar masyarakat menikmati harga yang baik di saat produksi meningkat,” imbuhnya.

Beras SPHP akan dijual sesuai dengan Harga eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Untuk zona 1 yang meliputi Jawa, Lampung, Sumatra Selatan, Bali, NTB, dan Sulawesi, HET beras SPHP adalah Rp12.500 per kilogram.

Sementara itu, zona 2 (Sumatra selain Lampung dan Sumsel, NTT, Kalimantan) ditetapkan sebesar Rp13.100 per kilogram, dan zona 3 (Maluku, Papua) sebesar Rp13.500 per kilogram.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Gerakan Pangan Murah beras SPHP.

Menurutnya, program ini adalah wujud sinergi yang baik antara berbagai pihak, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Pangan, kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Badan Pangan Nasional, BUMN Pangan, PT Pos Indonesia, dan Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC).

“Jadi ini beras SPHP dengan harga Rp62.500 per kemasan, per kilogram Rp12.500. Mudah-mudahan ini bisa membantu menstabilkan harga yang di beberapa tempat ada kenaikan,” pungkas Zulhas pada Jumat (18/7/2025).

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan, sejumlah emiten dengan arus kas kuat semakin agresif melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan. Deretan Emiten Lakukan Buyback Saham Terbaru, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…