Tutup
BisnisTeknologiTransportasi

TRAVL Pacu Keselamatan Penumpang dengan IoT Jakarta-Bandung

211
×

TRAVL Pacu Keselamatan Penumpang dengan IoT Jakarta-Bandung

Sebarkan artikel ini
shuttle-jakarta-bandung-ini-otomatis-kasih-peringatan-supir-jika-lewat-100-km/jam
Shuttle Jakarta-Bandung Ini Otomatis Kasih Peringatan Supir Jika Lewat 100 Km/Jam

Jakarta – Perangkat internet of Things (IoT) kini menjadi andalan baru dalam meningkatkan keamanan dan keselamatan penumpang kendaraan modern. Teknologi ini memungkinkan pemantauan posisi dan kecepatan kendaraan secara real-time.

TRAVL,unit bisnis travel PT Maya Gapura Intan (MGI),telah mengadopsi teknologi IoT di seluruh armada shuttle premium mereka.

Fitur unggulan yang ditawarkan antara lain sistem navigasi berbasis satelit (GPS), sistem pendingin udara optimal, dan port USB Type-C fast charging di setiap kursi.

Business development Manager TRAVL, Fillipus Christian, menjelaskan cara kerja sistem IoT ini.

“IoT mengukur laju kendaraan. Jika pengemudi melebihi batas kecepatan 100 km per jam, sistem akan memberikan peringatan otomatis,” ujarnya.

GPS juga berfungsi mendeteksi pelanggaran lalu lintas seperti penggunaan bahu jalan. Seluruh sistem penjadwalan pun terintegrasi secara digital untuk memastikan ketepatan waktu.

“Kami menargetkan pemasangan di 100 unit shuttle TRAVL, dengan target 60 ribu penumpang hingga akhir tahun ini,” imbuh Fillipus.

Guna meningkatkan brand awareness,TRAVL aktif memanfaatkan media sosial,termasuk menggandeng influencer TikTok dan key opinion leader (KOL).

“Masyarakat sekarang mencari referensi lewat TikTok. Kita memanfaatkan KOL yang dekat dengan pengikutnya untuk menjangkau mereka,” jelas Filipus.

TRAVL sendiri telah melayani rute Jakarta–Bandung sejak 22 desember 2025. Saat ini, mereka memiliki 33 unit shuttle premium, dengan 24 unit beroperasi dan melayani sekitar 3.900 penumpang.

Perjalanan Jakarta–Bandung diperkirakan memakan waktu tiga jam. Shuttle beroperasi mulai pukul 04.00 WIB hingga 21.00 WIB, dengan keberangkatan setiap jam. Rata-rata, setiap unit shuttle melayani dua hingga tiga penumpang per perjalanan.

Ke depan,TRAVL berencana menambah layanan pengiriman barang,paket perjalanan,dan memperluas rute di Jawa Barat. Dalam tiga hingga empat tahun mendatang, perusahaan menargetkan pembukaan rute ke Jawa Tengah.

TRAVL menerapkan strategi bisnis berbasis riset untuk menghadapi ketatnya persaingan di rute Jakarta-Bandung.